Friday , October 23 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Kesehatan / Empat Syarat Selamat Dari Pandemi

Empat Syarat Selamat Dari Pandemi

Mungkin Anda sudah bosan dengan pembahasan soal pandemi. Tapi, kita butuh jalan keluar supaya bisa selamat dari persoalan ini. Kalau Anda tahu caranya, mari saling berbagi. Biar kita selamatnya bareng-bareng.

Dengan ringan hati saya sampaikan bahwa, mungkin. Mungkin kita akan tinggal bersama virus itu selama-lamanya. Ini bukan pesimisme. Melainkan cerminan clear vision dalam menyikapi sebuah persoalan. Sekitar 5 bulan lalu, pernyataan ini menghasilkan makian dari mereka yang terjebak dalam Denial Stage Sehingga ketika fakta itu tidak terbantahkan, mereka masuk ke Anger Stage. Tapi hari ini, sudah banyak sumber yang menyatakan demikian. Dan kalau mereka masih juga terpenjara dalam denial dan anger stage itu, ya biar sajalah. Toh, saya sudah kebal makian juga kan.

Sama seperti pandemi. Hari ini, kita rentan terkena penularan. Tapi beberapa waktu kedepan, insya Allah; kita akan jadi kebal. Terserah Anda menempuhnya dengan cara apa. Kalau saya dengan 3 hal. Satu tawakkal kepada Allah. Dua, disiplin dengan protokol kesehatan. Tiga, memperkuat sistem imun tubuh. Cara saya, tentu dengan minum Innerimmune secara konsisten. Anda, boleh pakai cara lain.

Infeksi virus bersifat SELF-LIMITING. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan catatan, sistem pertahanan tubuh berfungsi dengan baik.

Penting pula untuk kita sadari bahwa selamat dari pandemi ini bukan sekedar tidak ikut terjangkit. Melainkan juga bisa menjalani kehidupan dengan baik. Supaya kita nggak seperti sedang dijajah oleh alien yang hendak mengambil alih bumi kita tercinta ini.

Jika benar dugaan virus itu akan tetap ada di sekitar kita, maka berharap bisa kembali kepada kehidupan seperti di masa lalu itu merupakan sebuah utopia. Sudahlah, anggap saja itu plan A. Plan B-nya Anda sudah punya?

Memang akan ada sebagian hal yang tetap seperti dulu. Contoh, profesi saya dibidang pelatihan; insya Allah akan saya pertahankan. Babak belur memang. Wong terhalang keterbatasan interaksi kan. Tapi kemudian perlahan-lahan berevolusi. Kelas yang biasanya secara fisik, kini berubah jadi virtual.

Serius, proses peralihan itu tidak gampang. Gak enak. Gak efektif. Gak seru. Gak bisa interaktif. Gak bisa juga melakukan simulasi yang bikin kita lebih gampang mengerti sekaligus hepi. Tapi sekarang, virtual training room sudah mulai dikenali dan orang makin familiar. Sehingga, benih-benih harapan itu tumbuh lagi. Bulan september ini. Saya kebagian tidak kurang dari 4 program. Lumayanlah. Dan lebih enak pula. Karena nggak perlu keluar rumah untuk mengeksekusinya kan. Alhamdulillah. Dimasa depan, akan lebih baik lagi insya Allah.

Perhatikan bahwa pandemi ini, sebenarnya menyimpan banyak berkah. Tapi. Kita cenderung berfokus pada dampak negatifnya. Memang ada dampak negatif itu. Serius pula. Apalagi dengan pola penanganan yang dilakukan pemerintah nan lucu itu. Bukan sekedar bikin geleng kepala orang-orang waras saja. Tapi juga membuat resiko dan dampak yang berkepanjangan buat masyarakat.

So, disisi kita sebagai rakyat. Mari arahkan sudut pandang kita kepada sisi opportunity dari pandemi ini. Bahwa resiko itu ada, iya. Hal gak enaknya ada. Tapi, jangan sampai evolusi kearah yang lebih baiknya terlewatkan dari pandangan kita. Ingat firman Allah. Fainnnaa ma’al ‘usri yusron. Innaa ma’al ‘usri yusron. Dibalik musibah itu, pasti ada berkah.

Nah. Bagian berkahnya itu yang mesti kita eksplorasi. Anda sudah dapatkan itu atau belum? Kalau saya, masih mengeksplorasi; namun sudah menemukan sebagiannya. In progresslah.

Infeksi virus bersifat SELF-LIMITING. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan catatan, sistem pertahanan tubuh berfungsi dengan baik.

Misal. Sejak ancur leburnya era training offline itu; penghasilan saya drop secara signifikan. Pandemi ini mengingatkan saya bahwa income stream saya tidak seimbang. Selama pandemi ini juga saya jadi punya banyak waktu untuk mengeksplorasi opportunity lain. Dan hari ini, ada jalan rezeki ‘lain’ yang terbuka dengan ijin Allah ta’ala. Hingga akhir tahun 2020 ini, insya Allah bakal ada 5 produk consumer yang bisa menjadi sumber penghasilan. Tidak besar, memang. Tapi cukuplah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Anda, mungkin nasib jalan nafkahnya tidak separah saya. Jadi, Anda punya tenaga yang lebih banyak. Start now my friend. Jangan menunggu keadaan lebih buruk dulu baru mau bergerak. Ketahuilah, kehidupan kita; mungkin tidak kembali seperti dulu. So we need to change too. Soon.

Atau sebaliknya, mungkin Anda terdampak lebih parah dari saya. Mari my friend, nggak usah terhanyut terlalu lama dalam lara. Masa depan kita jauh lebih penting daripada masa lalu. Bukan pandemi ini yang mesti kita tuntut untuk berhenti. Melainkan diri kita sendiri, yang mesti kita latih untuk beradaptasi.

Jadi. Apa empat syarat buat bisa selamat dari dampak pandemi? Satu, tawakkal kepada Allah. Dua, disiplin dengan protokol kesehatan. Tiga, perkuat sistem imun. Dan empat. A. D. A. P. T. A. S. I.

NB: Dimasa pandemi ini, system immunitas tubuh Anda diperkuat dengan apa? Kalau saya rutin minum Probiotik Murni “INNERIMMUNE”. Produk ini tidak dijual bebas. Hanya untuk kalangan terbatas saja. Jika butuh info lebih lanjut WA 0812-1989-9737.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan ONLINE TRAINING Hubungi Kami.

Artikel sebelumnya:

Cara Membuat Probiotik Sendiri

NB: Infeksi virus itu bersifat SELF-LIMITING. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan catatan, sistem pertahanan tubuhnya berfungsi dengan baik.

Untuk bergabung dengan WAG Inspirasi kami, silakan ketik: Nama Lengkap # Dekadarus&Friends. Kirim ke 0812-1989-9737

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Infeksi virus bersifat SELF-LIMITING. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan catatan, sistem pertahanan tubuh berfungsi dengan baik.

Gambar dari:PNGWing

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.