Friday , October 23 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Mari Hadapi Resesi

Mari Hadapi Resesi

Tanggal 1 oktober besok bangsa Indonesia resmi mengalami resesi, katanya. “Yeee, kemana aja mbak? Para ahli ekonomi sudah memperingatkan sejak jauh-jauh hari. Kok Anda kayak orang yang nggak ngerti ajah.” Saya, kadang pengen bilang begitu. Tapi tidak ada gunanya. Karena tidak mengubah apapun. Jadi ya bungkam saja.

Menyimak lemahnya kemampuan pemerintah dalam menolong masyarakat; kita, mesti berjuang sendiri. Tapi, kalau dalam kesendirian itu saling terkoneksi, mungkin kita akan lebih kuat dalam menghadapi resesi ini.

Cara ilmiahnya, biar bagian para ahli ekonomi. Disini, kita pakai cara rakyat biasa yang nggak makan dari pajak yang dikumpulkan oleh negara saja. Cara kita. Cara rakyat biasa, yang sederhana.

Jika kantor Anda membutuhkan online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

By definition, resesi ditandai dengan melambatnya pergerakan roda ekonomi. Menurunnya volume perdagangan. Dan berkurangnya aktivitas industri secara signifikan. Hasilnya, GDP terjun bebas. Apa dampaknya buat negara? Soal ini, biar presiden dan para pembantunya saja yang kerja buat mengurusinya.

Apa dampaknya buat rakyat? Nah kalau soal ini, selain ada bagian tanggungjawab presiden. Ada pula bagian kita sendiri. Buat kita, resesi berarti penghasilan menurun. Dah, itu saja simpelnya. Lalu apa konsekuensinya? Cara belanja kita, tidak bisa seperti biasa.

Lazimnya, kalau penghasilan berkurang; kita mengurangi belanja. Uang yang kita punya bakal ditahan sekuat tenaga. Tapi sebenarnya, kelaziman itu bisa menambah berat dampak dari resesi. Roda ekonomi, bakal terhenti jika setiap orang ngekepin uang didompetnya masing-masing. Tapi. Dompet kita juga akan semakin cekak kalau tetap belanja ya. Buah simalakama kan?

Maka, cara sederhananya adalah; kita mesti bikin uang kita semua terus diputar. Tapi perputarannya tidak boleh keluar dari lingkungan kita sendiri. Jadi uang itu muternya diantara kita lagi. Bagaimana caranya? Kita saling belanja ke teman atau tetangga kita.

Misalnya. Saya beli beras ke si A. Si A beli gas ke si B. Si B beli ikannya ke si C. Si C beli sabun mandi dan pasta gigi ke si D. Dan si D, membeli Innerimmune kepada saya. Lihat bagaimana uang melayani kita secara kolektif. Kalau ada 2 teman Anda yang dagang beras, Anda boleh tanya; “Siapa yang belum dapat orderan? Gue mau beli beras nih”, begitu. Saya sendiri jual beras. Tapi, kadang saya beli beras buat makan sendiri dari teman saya. That’s what friends are for.

Perhatikan bahwa uang kita semua, tidak diam ditempat. Mereka rajin bersilaturahmi dari dompet si A ke si B ke si C ke si D ke si saya dan seterusnya. Jadi, semua orang tetap memiliki fase punya uang dan punya barang-barang penunjang kehidupannya. Dengan cara itu, resesi nggak bakal bisa menyakiti kita. Susah-susah dikit gapapalah. Seluruh dunia mengalaminya juga kan.

Supaya proses itu bisa berjalan, ada syaratnya. Pertama, kita semua mesti punya produk atau barang yang dibutuhkan oleh teman kita. Maka Anda yang belum punya produk, bikin atau cari produk yang bisa dijual lagi. Ya, saya mengerti bahwa ini tidak mudah bagi yang belum pernah. Tapi coba saja. Anda bisa produksi sendiri. Atau bekerjasama dengan orang lain. Yang penting, konversikan sebagian uang simpanan Anda menjadi suatu produk.

Kedua. Kalau sudah ikhtiar maksimal tapi tidak juga punya produk, bagaimana? Jangan putus asa. Anda punya tangan, kaki, pikiran, dan badan. Pakai itu untuk ditukar dengan uang atau barang teman Anda. Kerja kepada mereka maksudnya? Well, jika Anda rela disebut demikian; silakan. Tapi kalau saya, lebih seneng menyebutnya; menjual jasa. Iya.. tapi jasa apa? Jasa yang bisa dikerjakan dengan otak atau tangan atau kaki Anda. Asal nggak gengsian aja kan ya. Jual jasa yang Anda bisa.

Jika kantor Anda membutuhkan online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ketiga. Kerelaan hati untuk membeli dari lingkungan sendiri. Jangan tiru tuan-tuan pemikul amanat rakyat yang doyan buka keran impor itu. Ada kemungkinan mereka nggak pinter. Atau mungkin nggak peduli sama rakyatnya sendiri. Atau, mungkin ada sebab lain. Biarlah. Kita, mesti berusaha memenuhi seluruh kebutuhan hidup kita secara mandiri. Supaya uang yang masih ada, bisa teruuuuus berputar menghidupi kita semua.

Itulah makna cash flow yang sebenarnya. Cash flow, bukan artinya uang mengalir masuk ke rekening seseorang terus bersemayam disana. Cash flow artinya, the flow of the cash to make its benefit for people at the upmost. Duwit, mengalir untuk memberi manfaat semaksimal mungkin bagi manusia.

Tapi saya hanya bisa menghimbau saja nih. Jika ada yang keukeuh numpuk-numpuk harta dalam situasi sulit ini ya mau gimana lagi kan kita?. Tapi kalau kita, sebaiknya selalu ingat firman Allah. Alhaakumuttakaatsur. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. Hattaazuru tumulmaqoobir. Sampai kamu masuk keliang kubur. Bener kan ya, kemegahan kita; akan berakhir segera kok. Jadi daripada ditumpuk-tumpuk begitu; mending diputer uangnya supaya menjadi manfaat buat masyarakat dan rakyat banyak. So, cek kebutuhan rumah tangga Anda apa saja. Lalu tanya teman Anda, kamu jual apa? Aku jual ini. Suruh deh uang kita saling mengunjungi.

Tapi ingat juga; ketika melakukan itu, kita tidak perlu menuntut mereka balik membeli produk kita. Karena boleh jadi, cash flow atau aliran uangnya tidak langsung balik arah ke kita lagi. Mungkin saja uang itu bersilaturahmi dulu ke rekening teman yang lain kan. Insya Allah, jika sudah tiba saatnya; dia akan pulang ke rekening kita. Dan kita semua, bisa menghadapi resesi ini dengan tenteram dan tetap nyaman.

NB: Dimasa pandemi ini, system immunitas tubuh Anda diperkuat dengan apa? Kalau saya rutin minum Probiotik Murni “INNERIMMUNE”. Produk ini tidak dijual bebas. Hanya untuk kalangan terbatas saja. Jika butuh info lebih lanjut WA 0812-1989-9737.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan Online Training. Hubungi Kami.
Artikel sebelumnya:

Empat Syarat Selamat Dari Pandemi

Untuk bergabung dengan WAG Inspirasi kami, silakan ketik: Nama Lengkap # Dekadarus&Friends. Kirim ke 0812-1989-9737

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda membutuhkan online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:Star Tribune

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.