Sunday , April 11 2021
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Dimana Allah Berada?

Dimana Allah Berada?

Salah satu sifat berlebihan dalam berislam adalah, bertanya; dimana Allah berada? Dalam hubungan antar manusia saja, seorang pelayan yang paham tata krama tidak akan lancang bertanya; tuan sedang ada dimana? Tuan sedang melakukan apa? Bagaimana mungkin, seorang hamba bertanya; dimana Allah berada?

Memangnya tidak boleh bertanya dimana Allah berada? Bahkan jikalau diperbolehkan sekalipun, pikiran manusia tidak akan mampu menjangkaunya. Jangankan atas diri Allah sendiri, atas hal gaib kecil lainnya saja otak manusia tak sanggup menggapainya. Allahlah yang meliputi segala sesuatu. Maka sesuatu, apapun itu; tidak bisa mengetahui segalanya tentang Allah.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

“Kapankah terjadinya kiamat ya Rasulullah?” Tanya seorang tamu. “Maa almas-uulu ‘anhaa bi-a’lama minassaa-il”, demikian Rasulullah menjawab. Tentang hal itu, yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya. Peristiwa itu tertera dalam hadits Jibril yang masyhur. Menegaskan bahwa perkara gaib, berada dalam teritori pengetahuan Allah semata.

Hari kiamat itu, perkara gaib yang sama sekali tidak setara untuk disandingkan dengan dzat Allah. Bila tentang hal gaib sekelas saatnya kiamat saja level Rasulullah tidak diberi pengetahuan oleh Allah, maka bagaimana level kita sampai lancang bertanya dimana Allah berada?

Sungguh, ketahuilah. Tak seorang pun tahu jawabannya. Maka Allah itu, bukanlah subyek untuk ditanyakan. Melainkan untuk diimani, bahwa dia; ada. Dan dia, esa dalam keberadaan dirinya. Tak berbilang. Tak bersekutu dengan apapun, maupun siapapun. Cukuplah kita mengikrarkannya dalam lafadz “Laaa ilaaha, illaa Allaah…”. Sudah. Selesai.

Bakal selamat umat bila mencukupkan diri dengan mengimani dan mengikarkan keberadaan, dan keesaan Allah. Lantas bakal bersimbah musibahkah, jika ada umat yang lancang mempertanyakan keberadaan dan keadaan Allah ta’ala?

Sudah terjadi musibahnya. Bibit bencana besar itu disemai ketika, ada orang awam bertanya kepada gurunya: Wahai Syaikh, apa maksud “astawaa ‘alal’arsy” itu? Allah bersemayam diatas ‘arasy itu seperti apa bersemayamnya? Lalu dijawablah oleh syaikh yang ditanya itu. Sesuai dengan pemahamannya tentu saja. Lalu dimana letak bencananya? Didalam kelas kajian sang syaikh, aman-aman saja. Syaikh A.

Bencananya terjadi ketika ada syaikh lain, Syaikh B; yang memvonis bahwa jawaban Syaikh A itu sssalah. Jadi yang benar bagaimana? “Begini,” kata Syaikh B yang merasa dirinya benar itu. Lalu dengan berapi-api dia menguraikan kebenaran tentang keberadaan Allah. Tentang istiwanya Allah. Tentu saja, kebenaran versi dirinya. Padahal, Allah itu; tak seorang pun mampu menggapai dzatnya secara sempurna. Tidak malaikat. Tidak pula para nabi. Apalah lagi manusia biasa seperti kita.

Bencananya tak berhenti hingga di titik peristiwa penghujatan dari syaikh B kepada syaikh A itu. Melainkan dilanjut oleh para pengikut taklid sang syaikh dalam menghakimi syaikh lainnya. Hasilnya? Mereka rido berguru pada Syaikh B karena ‘benar’ dalam tanda kutif jawabannya soal keberadaan Allah. Dan mereka tidak sudi berguru kepada Syaikh B karena menganggap bahwa; jawaban syaik B tentang keberadaan Allah itu, keliru.

Lantas bagaimana mereka tahu mana jawaban yang benar dan mana yang salah? Apakah mereka mempunyai kunci jawabannya? Sungguh… bagi jiwa-jiwa yang dinodai setitik saja sifat fasik; tidak penting lagi soal benar dan salah. Batinnya sudah tersandera oleh ashobiyah. Kepada kelompok dan golongannya saja. Sungguh sebuah bencana bagi umat. Yang benihnya, secara tidak disadari tersemaikan lewat pertanyaan tak perlu itu.

Jika manusia bertanya dimana Allah berada, mungkin jawabannya akan berbeda dari syaikh yang satu dengan para syaikh yang lainnya. Kenapa? Karena tidak ada syaikh yang memiliki jawaban sempurna sebab Allah; tak ada yang sanggup melampaui keagungan dzatnya.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Sesungguhnya, perbedaan jawaban itu tidak harus menjadi bencana buat kesatuan umat. Andai saja, tidak ada syaikh yang dengan lancangnya mengklaim bahwa jawabannya sendiri yang benar. Sembari menghakimi jawaban syaikh lainnya salah. Sama-sama hanya diberi Allah pengetahuan yang sangat sedikit tentang dzatnya, tapi mengklaim dirinya paling benar tentangnya. Sungguh. Bukanlah cerminan akhlak mulia. Sayangnya, ditularkan kepada. Dan ditiru oleh. Para pengikut taklidnya.

Lalu, terhadap “dimana keberadaan Allah” dan “Bersemayam diatas ‘arasy” itu bagaimana hendaknya manusia menyikapinya?

Sikap terbaik seorang muslim yang kaffah adalah, mengimaninya saja. Tanpa bertanya. Sebab untuk perkara gaib, tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala saja. Terlebih lagi jika hal gaib yang ditanyakan itu adalah tentang Allah sendiri. Hendaknya, Anda menyadari bahwa akal; tidak akan mampu menjangkaunya. Maka cukuplah Anda menggunakan kalbu, untuk mengimaninya.

Tapi terlarangkah untuk bertanya tentang keberadaan Allah dan bagaimana cara Allah beristiwa diatas ‘arasy? Ketahuilah bahwa Allah itu, bukanlah tokoh seperti voldemort yang bahkan untuk menyebut namanya saja terlarang. Allah itu maha lembut. Sedemikian lembutnya sehingga dia mengasihi semua mahluknya termasuk yang ingkar sekali pun. Jadi, tidak terlarang untuk menanyakan tentang dirinya. Hanya saja, Anda tak kan sanggup menemukan jawabannya.

Jika pun tetap ingin menanyakan soal itu, silakan saja. Namun Anda wajib berkomitmen pada 2 hal. Pertama, bersiap-siaplah untuk mendapatkan jawaban yang tidak sempurna. Kesempurnaan itu hanyalah milik Allah. Baik dzatnya. Maupun sifat-sifatnya. Sedangkan manusia adalah mahluk yang jauh dari kata sempurna dalam wujud dan kemampuannya. Maka bagaimana mungkin mahluk yang tidak sempurna dapat meliputi kemahasempurnaan sang khalik yang menciptakannya?

Kedua, bersiap-siaplah untuk mendengar dan menerima jawaban yang berbeda. Para syaikh Anda. Para ulama Anda. Memiliki pengetahuan pada kadar yang berbeda-beda. Dan pula, mempunyai kemampuan memaparkan dan mendeskripsikan pada tingkatan yang beragam. Hanya satu hal yang sama pada mereka, yaitu; mereka mengimani sepenuhnya tentang kebaradaan Allah ta’ala. Dan mengimani seutuhnya, tentang Allah yang istiwa ‘alal’arsyi…

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maka janganlah sekali-kali Anda lancang untuk menghukumi syaikh itu bodoh dan syaikh ini pintar karena jawabannya atas pertanyaan tentang subyek itu. Janganlah sekali-kali pula Anda memperlihatkan kebahlulan paripurna dengan memilih syaikh B untuk berguru karena menurut hawa nafsu Anda jawabannya tentang keberadaan Allah benar, sembari menuding syaikh A sesat karena jawabannya tidak sesuai selera Anda. Atau menolaknya karena bertolak belakang dengan ajaran guru-guru Anda yang gemar memonopoli kebenaran sebagai miliknya. Ilmu Anda. Pemahaman Anda. Tidak ada apa-apanya dibandingkan samudera wawasan mereka.

Seorang muslim yang kaffah, dengan tulus ikhlas menerima kemahabesaran dzat Allah yang tak seorang pun mampu meliputi kemahasempurnaannya. Hingga tiada setitik debu pun dalam benaknya tersirat hasrat untuk bertanya; Dimana Allah berada? Bagaimana cara Allah beristiwa? Wallohu a’lam bishshowaab.

Selamat Menyambut Ramadhan Sahabat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan Offline Atau Online Training. Hubungi Kami.

Artikel sebelumnya:

Rasulullah Itu Pemersatu Umat

NB. Dimasa pandemi ini, bagaimana cara Anda memperkuat imunitas tubuh? Kalau dengan probiotik, ada 2 opsi solusi: 1). Sarbu-SB19 (BPOM RI MD 266611004201) berisi probiotik dalam saribuah. Dan 2). INNERIMMUNE (Premium) berisi Probiotik Murni. Saya pribadi menggunakan INNERIMMUNE. Jika Anda mau coba ke-2 opsi itu; wa.me/62812-1989-9737

Infeksi virus itu bersifat SELF-LIMITING. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Dengan catatan, sistem pertahanan atau imunitas tubuhnya berfungsi dengan baik. Perkuat imunitas tubuh Anda.

Untuk bergabung dengan WAG Inspirasi kami, silakan ketik: Nama Lengkap # Dekadarus&Friends. Kirim ke wa.me/62812-1989-9737.

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

NB. Dimasa pandemi ini, bagaimana cara Anda memperkuat imunitas tubuh? Kalau dengan probiotik, ada 2 opsi solusi: 1). Sarbu-SB19 (BPOM RI MD 266611004201) berisi probiotik dalam saribuah. Dan 2). INNERIMMUNE (Premium) berisi Probiotik Murni. Saya pribadi menggunakan INNERIMMUNE. Jika Anda mau coba ke-2 opsi itu; wa.me/62812-1989-9737

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:Bincang Syariah

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.