Monday , June 26 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Kesaksian Kecil Natin

Category Archives: Kesaksian Kecil Natin

Feed Subscription<

Harapan Ada Di Daerah

Hore, Hari Baru! Teman-teman. Bagi orang yang pernah berkarir dibidang strategic planning seperti saya,tidak sulit memahami bahwa Indonesia bakal menjadi kekuatan ekonomi dunia. Study terbaru OECD dan PWC mengkonfirmasinya. Indonesia. Bakal menjadi 1 dari 4 kekuatan ekonomi terbesar didunia ditahun 2045! Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor ... Read More »

Dilema Sang Ayah

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Ketika tiba dirumah, ayah mendapati anak-anaknya sudah pada tidur. Dan ketika berangkat kembali dikeesokan paginya, mereka belum bangun. Itu bukan kejadian pertama yang dialaminya. Melainkan peristiwa harian 5 kali dalam seminggu. Senin. Sampai Jumat. Ingin mengundang DeKa untuk bicara di Perusahaan Anda? Hubungi Dadang di 0812 19899 737 atau Ms. Vivi at 0812 1040 3327 Dihari ... Read More »

Menolong, Bukan Ditolong

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Pas hendak berangkat itu, Ayah mendapati ban belakang sebelah kirinya kempes. Masih ada sedikit angin sih. Tapi, nggak bisa digunakan perjalanan agak jauh. Bisa rusak nanti bannya. Kalau pas melintas jalanan yang berlubang bisa lebih parah lagi. Mungkin velg-nya juga akan rusak. Paling-paling bisa mencapai tempat tambal ban aja. Read More »

Berani Bertanggungjawab

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Sekali dalam sebulan, kami pergi ke supermarket untuk membeli perlengkapan kebutuhan rumah tangga. Kalau pas ada uang lebih, biasanya Ayah juga membeli sesuatu yang agak aneh. Misalnya, makanan-makanan khusus yang jarang sekali kami nikmati. Biasanya, harganya relatif tinggi. Tapi, kami tahu kalau Ayah selalu berusaha untuk membelinya sekali-sekali. “Biar kita tahu rasanya,” kata Ayah. “Kan yang ... Read More »

Berani Meminta Maaf

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Mobil Ayah baru sebulan keluar dari bengkel. Bukan karena ada masalah dengan mesinnya. Tapi karena body-nya penyok dibeberapa bagian. Butuh lebih dari seminggu mobil itu diopname di bengkel. Soalnya, penyoknya ada dimana-mana. Memang sih, Ayah paling males banget kalau harus bolak-balik ke bengkel untuk memperbaiki perintilan-perintilan kecil. Itu juga, hampir saja perusahaan asuransi nggak mau mengcovernya ... Read More »

Memahami Yang Tidak Mengerti

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Ayah dalam perjalanan pulang dari menjemput Mama. Hari sudah gelap dengan sisa-sisa hujan yang tadi turun deras sekali. Beberapa bagian jalan masih terendam genangan air. Dan jalanan licin sekali. Terlebih lagi diturunan-turunan. Jalan yang Ayah lalui itu tidak terlalu lebar. Tapi juga tidak terlalu sempit sih. Cukup untuk dilintasi dua mobil dari arah yang saling berlawanan ... Read More »

Mencari Penghasilan Lebih

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Ayah langsung membuka smartphone-nya begitu ada pesan pendek dari Mama. “Ayah beli cabe ya.” Begitu tulis Mama. Ayah hampir mengirim balasan ‘oke’. Tapi nggak jadi karena pesan dari Mama datang lagi. “Susu cair juga buat bikin risoles.” Katanya. Wajah Ayah langsung berubah. Entah apa yang dipikirkannya. Belebub. Begitu gadget Ayah memberitahu ada pesan lainnya masuk lagi. ... Read More »

Kaca Mata Pilihan Ayah

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Sudah lama Kakak mengeluhkan soal kacamatanya yang tidak nyaman lagi dikenakan. Mungkin minusnya sudah bertambah sehingga tidak cocok lagi menggunakan kacamata itu. Tapi sampai sekarang kakak belum juga mendapatkan penggantinya. Kayaknya, Ayah sedang sibuk sekali akhir-akhir ini. Makanya, belum juga sempat membawa Kakak ke optik. “Gimana kalau kita lihat pilihan model yang Kakak sukai di internet…” ... Read More »

Melayani Hamba Kesayangan Tuhan

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Hari itu sabtu sore. Ayah langsung meminta Mama menelepon rumah sakit untuk mencari tahu; apakah ada dokter spesialis yang praktek malam ini. Ada. Parktek dari jam 18.30 sampai 21.00. Maka setelah selesai sholat Magrib Ayah langsung berangkat bersama Kakak menuju ke Rumah Sakit. Waktu belajar kemarin, kakak merasakan sakit dibelakang telinganya. Ada benjolan kecil yang bisa ... Read More »

Memahami Atau Memaklumi

Hore! Hari Baru, Teman-teman. Hujan kembali mengguyur seharian. Setelah sembahyang magrib itu, Ayah masih harus pergi untuk suatu urusan. Ketika mobilnya melintasi sebuah pertigaan, Ayah mesti bersabar mengantri giliran dengan mobil-mobil lain dari arah yang bersilangan. Nggak ada polisi cepek, kalau hujan turun sederas itu. Mungkin karena tidak sesuai antara upahnya dengan usahanya. Atau mungkin mereka sudah kedinginan banget. Sehingga ... Read More »