SPECIAL RATE TRAINING “Profesionalisme Kerja” (In-House)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Kami informasikan bahwa saat ini sedang ada PROMO KHUSUS pelatihan kami yang bertajuk “Turning Potential Power Into Professionalism”. Berlaku bulan May-July 2010. Program ini dirancang untuk pelaksanaan 1 hari, namun apabila perusahaan membutuhkan modifikasi menjadi lebih singkat (2-4 jam) atau lebih panjang (2 hari) dapat juga kami akomodasi.

Selama periode promo May-July ini Facilitator Fee Per Group HANYA Rp. 7,5 juta saja. Booking jadwal terbatas permintaan terhadap promo khusus ini diberikan secara first come, first serve. Video-video pelatihan kami dapat diakses melalui www.bukudadang.com. Continue reading

Jangan-jangan Plagiat Itu Produk Lembaga Pendidikan

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Plagiat lagi. Kaum intelek lagi. Institusi pendidikan lagi. Kita sependapat untuk tidak memberi tempat kepada praktek-praktek plagiat, dan tidak memberi tempat kepada pelakunya. Bukan karena tidak menyukai orangnya, tapi perilakunya. Disisi lain, kita juga sering disuguhi fakta bahwa institusi sering mengelak dari tanggungjawab. Seolah hendak bercuci tangan. Padahal, sudah saatnya untuk mengevaluasi; jangan-jangan plagiat itu merupakan salah satu produk lembaga pendidikan. Continue reading

Bagaimana Merekonstruksi Masa Depan Bangsa Ini?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Kelihatannya tantangan yang dihadapi Sumber Daya Manusia kita semakin mengkhawatirkan saja. Khususnya dalam konteks mempersiapkan generasi masa depan. Bukan saja karena sudah sejak lama kita menengarai kelemahan sekolah dan pemerintah untuk mempersiapkan SDM terampil yang siap bersaing di dunia kerja. Bahkan, akhir-akhir ini situasinya makin mengerikan saja karena entah disadari atau tidak; menorehkan warna buram potret masa depan generasi muda kita. Ironisnya, kedua instansi berwenang itu seolah tidak begitu memperdulikannya. Continue reading

Dimana Anda Memperingati Kemerdekaan RI Kali Ini?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Dimana Anda memperingati kemerdekaan RI kali ini? Dilapangan upacara, atau didepan pesawat televisi? Sungguh, saya merindukan semangat semasa kecil dulu; ketika saya begitu antusiasnya menyambut peringatan kemerdekaan RI. Ketika bendera-bendera kecil berkibaran dimana-mana. Ketika penduduk dari berbagai kampung berangkat bersama-sama menuju lapangan luas di alun-alun kecamatan untuk bersama-sama melakukan upacara bendera, dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Ketika bunyi kedepruk sepatu pasukan pengibar bendera menghentak-hentak lantai semen. Ketika semuanya memberi warna tersendiri kepada rasa terimakasih kita atas pengorbanan para pejuang kemerdekaan. Apakah Anda merasakan semangat yang sama? Continue reading

Sebagai Individu, Apakah Kita Juga Sudah Merdeka?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Mungkin anda pernah mendengar kisah tentang sebuah masyarakat tradisional yang beramai-ramai melakukan eksodus. Semua orang dikampung itu meninggalkan tanah kelahirannya begitu saja. Tahukah anda apa yang menyebabkan mereka melakukannya? Teka-teki itu mengarahkan dugaan para ahli arkeologi kepada kemungkinan adanya hewan buas yang mengancam keselamatan. Namun, ternyata bukan. Ada wabah penyakit yang mematikan? Bukan. Tahayul yang sangat menakutkan? Juga bukan. Lantas apa? Rupanya, mereka pergi karena sudah selama bertahun-tahun tidak turun hujan. Padahal, hujanlah satu-satunya sumber kehidupan yang menumbuhkan tetumbuhan, dan menghidupkan binatang-binatang buruan. Dengan ketiadaan hujan, tak ada lagi yang bisa menghidupi mereka. Maka, hengkanglah mereka dari tempat itu. Continue reading

Kita Ini Bangsa Yang Besar – Bisakah Kita Menjadi Pribadi Yang Besar Juga?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Kita mengklaim Indonesia sebagai negara yang sangat besar. Dengan jumlah pulau yang bisa mencapai 18,000 buah, dan populasi sekitar 226 juta jiwa; tidak ada yang meragukan kalau bangsa ini memang benar-benar bangsa yang besar. Tetapi sebagai individu, bisakah kita juga menjadi ‘besar’? Jika ada seloroh ‘how low can you go?’; maka sekarang pertanyaan itu menjadi ‘How big can we be?’ Kita ini bisa sebesar apa? Ironis juga jika kita tinggal disebuah negara yang begitu besar, tetapi sebagai penduduk dan warga negaranya kita hanya bisa menjadi pribadi-pribadi yang kerdil. Kerdil bukan dari perspektif postur tubuh; melainkan dari nilai dan kualitas kepribadian kita. Ironis bukan hanya karena kita seolah tidak bisa mewakili kebesaran bangsa ini; melainkan juga karena kita tidak berhasil mengoptimalkan seluruh potensi diri kita yang sudah pasti nilainya sangat tinggi itu. Tetapi, apakah memang seharusnya kita menjadi pribadi-pribadi yang besar? Continue reading

Kapan Kiamat Datang? – Indonesiaku Makmur Dulu, Baru Kiamat

Hore,
Hari Baru!
Tuhanku.

Kiamat akan ditunda dulu, bukan, Tuhan?
Sebelum Indonesiaku makmur, kiamat tidak akan terjadi.
Saya tahu Tuhan, jika saya mengatakan hal ini kepada orang-orang salih. Maka saya akan dihujat habis-habisan. Sebab, mereka mengira bahwa saya sudah mendahului Engkau. Tuhan. Ini antara Engkau dan saya saja, ya.
Continue reading