Sunday , December 15 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Natural Intelligence (page 5)

Category Archives: Natural Intelligence

Feed Subscription<

Hati Natin Seluas Samudera

Nyentrik. Atau mungkin sedeng. Salah satu dari dua kemungkinan itulah yang cocok untuk menggambarkan trainer itu. Beda banget dengan trainer-trainer yang jadi pembicara di outing tahun tahun-tahun sebelumnya. Trainer yang ini nggak sama. Anehnya. Anak-anak manut aja sama si Bapak bertubuh kecil itu. Disuruh apapun juga mau aja. Lagian. Seru juga. Ada banyak tertawanya. Meskipun kadang diselingi dengan debaran-debaran dan ... Read More »

Natin Naik Ke Posisi Yang Lebih Tinggi

Semua orang sudah pada datang. Kecuali si Bongsor yang masih belon keliatan. Maklum dia harus mampir dulu ke kubikal karena ada perlengkapan yang harus diambil dari kantor. Biasalah. Kadang-kadang ada aja yang keselip kalau lagi ada acara kayak gini. Kesian juga sih Sekris itu sebenarnya. Untungnya dia itu orang yang gesit. Dan hepiiii aja kalau ngerjain apa-apa. Aneh banget deh. ... Read More »

Natin Mengharapkan Lebih Dari Sekedar Gaji

Berkabung. Itulah yang sedang terjadi. Bukan hanya di rumah keluarga yang ditinggalkan. Tetapi juga di kubikal. Dan seluruh kantor cabang perusahaan. Sebagian besar orang di kubikal baru mendapatkan beritanya tadi pagi. Ketika mereka memasuki kantor. Namun ada beberapa orang yang sudah tahu sejak tadi malam. Salah seorang pegawai mengalami kecelakaan lalu lintas ketika pulang kerja. Saking parahnya. Jiwanya nggak tertolong ... Read More »

Natin Melayani Orang Lain

Tidak semua orang diizinkan ke pantry. Ini beneran. Ada orang-orang yang boleh pergi ke pantry. Dan ada juga orang yang tidak boleh. Keputusan itu sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Wajib dijalankan dan dipatuhi oleh orang-orang di kubikal. Biasa. Kalau terjadi gejolak atau penolakan. Khususnya untuk keputusan yang membeda-bedakan. Orang yang kadang-kadang menyebutnya sebagai diskriminasi. Malah ada yang membawa-bawa isyu ... Read More »

Natin Memotivasi Diri Sendiri

Susana jadi dingin. Bukan dingin sejuk. Tapi dingin membeku. Keadaan yang tidak memancarkan kehangatan. Segalanya serba kaku. Dan orang-orang di kubikal pada membisu. Ternyata benar. Mendung tidak selalu disebabkan oleh awan. Tidak juga karena sedang turun hujan. Sedang panas terik seperti ini pun bisa terjadi mendung hingga suasana dingin mencekam seperti itu. Semua orang sedang pada bete. Padahal hanya soal ... Read More »

Natin Meluruskan Niat Dalam Bekerja

Menakjubkan. Semua orang di kubikal sudah menunjukkan semangat untuk belajar. Semangat yang terlihat seperti ketika mereka baru masuk ke sekolah. Serba antusias. Sekarang, mereka siap untuk belajar lagi. Hihi, seperti anak sekolahan aja. Apa nggak salah ya? Ini kan kantor. Bukan taman kanak-kanak…he…. Para ladies yang paling modis. Dengan gayanya yang glamor mereka menunjukkan bahwa belajar itu memang menyenangkan. Nggak ... Read More »

Natin Sekolah Di Kantor

Sudah menjadi panggilan hati. Setiap pagi, orang-orang di kubikal mampir ke pantry. Bukan semata-mata untuk mengambil air minum. Tetapi untuk melihat ’menu hari ini’ yang disajikan oleh Natin. Tanpa mereka sadari. Sudah terbentuk sebuah kultur baru di seantero kubikal. Yaitu kultur untuk menerima pencerahan setiap pagi. Sayangnya, menu hari ini yang disajikan oleh Natin terasa terlalu berat. Nggak mungkin bisa ... Read More »

Natin Membuatkan Minuman Untuk Teman

Tepat jam delapan pagi. Kehidupan di kubikal kembali berjalan normal. Tidak terlalu normal sebenarnya. Karena ada hal-hal yang berjalan tidak seperti bisanya. Sejak tulisan di whiteboard yang bikin heboh itu. Sikap orang-orang di kubikal banyak sekali berubah. Positif tentu saja. Bekerja menjadi terasa lebih nikmat, sekarang. Sebelumnya. Mereka sering mengeluhkan soal ini dan itu. Membuat pekerjaan yang ringan pun jadi ... Read More »

Natin Menyelaraskan Perkataan Dan Perbuatan

Hari ini terasa beda sekali. Semua orang di kubikal terlihat bersemangat. Dengan wajah yang berseri-seri. Opri menyapa penelepon lebih ramah dari biasanya. Bahkan ketika di seberang sana seseorang menyumpah-nyumpah. Dia masih tetap tersenyum sambil mengucapkan kata-kata penghiburan. Legaaaaaa rasanya tidak terpengaruh oleh emosi orang lain. Aiti sedang makan siang ketika ditelepon soal server yang tiba-tiba saja mati. Bakso gepeng kesukaannya ... Read More »

Natin Memahami Karakter Pekerjaan

Gara-gara bangun telat. Semuanya jadi berantakan. Meskipun sudah berusaha ngebut waktu di kamar mandi, tapi tetap saja nggak bisa menolong banyak. Akhirnya Opri terlambat tiba di kantor. Mesin jeglegan pasti memberinya angka merah di lembar absesnsi. Dan si bongsor Sekri pasti nggak bisa melihat mukanya di kubikal. Nggak ada tempat untuk sembunyi. Nggak ada lokasi buat melarikan diri. Seisi kubikal ... Read More »