Seratus Jam Mendidik Diri Sendiri

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 11-12 April 2012 di Hotel Menara Peninsula Jakarta. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”This is my career, then I must take all the responsibilities of the development processes on my own.”

Sudah berapa lamakah Anda bekerja di perusahaan tempat Anda bekerja sekarang? Dari masa kerja itu, berapa jam-kah Anda mendapatkan pelatihan yang difasilitasi oleh perusahaan untuk mengembangkan potensi diri Anda? Sampai 100 jam dalam setahun? Setahu saya, sangat jarang sekali perusahaan yang menyediakan waktu hingga 100 jam pelatihan kepada karyawannya, kecuali pada tahun pertama rekrutmen. Apakah hal itu menunjukkan jika perusahaan kurang memberi perhatian kepada pengembangan bawahan? Tidak juga.

Budget dan kemampuan perusahaan tidaklah tanpa batas. Sedangkan kapasitas diri kita ‘mungkin’ nyaris tidak terbatas. Maka menunggu perusahaan untuk selalu menyediakan kesempatan mengembangkan diri menjadi terlalu beresiko. Bukan berarti kita berhenti berharap. Tetapi, kitalah yang mesti lebih proaktif untuk mendidik diri sendiri. Minimal, 100 jam dalam setahun. Mungkinkah? Continue reading

Menemukan Hikmah Dalam Setiap Peristiwa

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 11-12 April 2012 Di Hotel Menara Peninsula Jakarta. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Konstruksi struktur Natural Intelligence (NatIn™) dibangun oleh 2 komponen utama, yaitu AKAL dan KALBU. Mendayagunakan keduanya dengan baik, merupakan keterampilan yang menunjukkan kualitas kecerdasan hakiki kita.”

Ketika mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan, apa yang biasanya Anda rasakan? Sedih. Marah. Pasrah. Bagaimana dengan peristiwa yang menyenangkan? Gembira. Tertawa. Melompat-lompat. Kadang, kita berada pada titik paling ekstrim dari kedua situasi yang saling bertolak belakang itu. Maka tidak heran jika mood atau perilaku kita bisa berubah 180 derajat dari waktu ke waktu. Namun ada juga orang-orang yang tetap tenang meski tengah ditimpa musibah. Dan ketika mendapatkan kegembiraan, mereka merayakannya sewajarnya saja. Ini adalah cermin dari kontrol diri. Seseorang yang memiliki Natural Intelligence (NatIn™) tinggi, dicirikan dari kemampuannya untuk melakukan kontrol diri seperti ini. Bagi kebanyakan orang, kontrol diri yang paling sulit dilakukan adalah ketika menghadapi peristiwa yang kurang menyenangkan. Bagaimana dengan Anda? Continue reading

Agar Layak Dibayar Mahal (Contoh Aplikasi NatIn™)

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 2-3 April 2012. Early bird sampai 29 February. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Ternyata, kecerdasan kita tidak semata-mata dibangun oleh IQ, EQ, atau SQ belaka lho. Faktanya, setiap individu memiliki bentuk kecerdasan yang terintegarasi. Itulah Natural Intelligence.”

Sekarang sudah mulai banyak orang yang bertanya; apa sih Natural Intelligence (NatIn™) itu? Sungguh sebuah kabar yang bagus. Saya beruntung karena telah berkesempatan untuk mempelajari teori-teori tentang kecerdasan. Meskipun tidak menjadikan saya ahli di bidang itu, namun cukuplah untuk menjadi bekal dalam kehidupan dan profesi saya. Ada sebuah ciri yang dimiliki nyaris oleh semua teori kecerdasan yang kita kenal selama ini, yaitu; pengkotak-kotakan. Yang paling terasa sekali misalnya pengkotak-kotakan antara IQ, EQ, dan SQ. Berbeda sekali dengan Natural Intelligence (NatIn™) dimana kita, bisa menemukan system kecerdasan yang terintegrasi. Disini saya tidak akan membahas teorinya, namun fokus saja kepada aplikasinya. Misalnya, bagaimana kita menggunakan NatIn™ untuk membangun sudut pandang pribadi dalam menjadikan diri kita layak untuk dibayar mahal sebagai seorang profesional. Continue reading

Mengintip Job Description Atasan

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Seseorang yang memfokuskan diri kepada standar kinerja tinggi, berpeluang untuk melampaui tuntutan-tuntutan kolektif. Sehingga, dia bisa dengan mudah mengungguli orang lain di dalam kelompoknya.”

Mengintip itu adalah perbuatan tidak terpuji, kan ya? Tetapi kali ini saya memang ingin mengajak Anda untuk mengintip. Tetapi, yang kita intip bukanlah aurat atau kegiatan orang lain. Saya mengajak Anda untuk mengintip Job Description atasan Anda. Tujuannya, bukan untuk menelisik apakah atasan kita sudah bekerja sesuai dengan jobdesknya atau belum. Bukan tugas kita untuk melakukan hal itu. Melainkan menggunakan pengetahuan kita terhadap jobdesc atasan untuk meningkatkan kualitas diri kita hingga benar-benar bisa sesuai dengan jobdesc itu. ‘Halah, ini mah nambah kerjaan kita saja dong!’ Mungkin ada yang berpikiran demikian. ‘Ngurusin kerjaan sendiri aja udah pontang panting,’ tambahnya. Lha, ngapain Anda ngurusin kerjaan Anda? Justru seharusnya kita ‘nggemukin’ pekerjaan kita biar hasilnya bisa lebih baik dan lebih banyak dari biasanya. Untungnya bukan untuk orang lain loh. Untuk diri kita sendiri. Mau? Continue reading

Memaknai Setiap Detik Dalam Hari-hari Kita

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Dampak dari apa yang kita lakukan hari ini akan terus lengket melekat erat dalam diri kita hingga akhir hayat.”

Pertanyaannya sama; ‘hari apakah ini?’. Tapi jawabannya bisa berbeda-beda. Mungkin ada yang menjawab; ‘ini hari valentin’. Ada yang bilang ‘hari selasa’. Atau bagi sebagian orang lainnya, ‘Ini adalah hari istimewa peringatan ulang tahun Mama, Bundaku Tercinta’. Harinya sama. Hari ini. Namun nilainya berbeda-beda. Lantas, apakah yang menyebabkan perbedaan nilai itu? Jawabannya adalah; makna yang kita sendiri berikan kepada hari ini. Tidak ada hari buruk. Tidak ada hari bagus. Yang ada adalah perilaku baik atau kelakuan buruk yang memaknai hadirnya hari-hari itu dalam hidup kita. Lantas, makna apa yang hendak Anda berikan kepada hari-hari Anda? Continue reading

Antara Tuntutan Dan Tanggungjawab

Ikuti Training Natural Intelligence Leadership yuk… tgl 2-3 April 2012. Daftar disini.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Resolusi ketenagakerjaan lebih berpeluang untuk bisa dicapai ketika masing-masing bersedia membangun kesetaraan antara tuntutan dan tanggungjawab.”

Ketika para buruh berdemo, apa yang Anda rasakan? Mungkin ada yang merasa prihatin. Kasihan. Merasa terwakili. Terganggu. Atau ada juga mengharapkan buruh di tempat lain ikut melakukan demo seperti itu. Undang-undang perburuhan menjelaskan bahwa yang disebut sebagai buruh itu adalah ‘setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain’. Maka tidak peduli setinggi apapun gaji atau jabatan Anda, jika menerima upah atau imbalan atas pekerjaan yang Anda lakukan maka Anda adalah buruh. Saya juga buruh. Baik dulu ketika bekerja sebagai eksekutif profesional, maupun sekarang sebagai trainer dan pembicara publik. Saya bekerja untuk perusahaan yang menugaskan saya memberikan pelatihan, dan saya mendapatkan upah dari pekerjaan yang saya lakukan. Kita, sama buruhnya seperti mereka. Maka sebagai sesama buruh kita perlu saling menguatkan dan saling mengajak kepada kebaikan. Termasuk menemukan cara yang lebih baik untuk meningkatkan tarap hidupnya selain melalui demo. Adakah cara lain itu? Ada. Continue reading

Presenting The Future

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Tidak seorang pun tahu pasti yang akan terjadi dimasa depan. Namun kita bisa memperkirakannya dari cara hidup masa kini.”

Presenting the future. Kalimat yang menarik, bukan? Membawa masa depan kepada kekinian. Maaf, kalimat ini bukan sebuah jargon yang sekedar enak didengar atau keren untuk diucapkan. Bagi saya, kalimat itu memiliki makna yang teramat dalam. Mengapa? Karena kita semua menginginkan masa depan yang lebih baik, bukan? Kita terikat kepada masa depan. Itulah sebabnya mengapa kita menabung. Mengapa kita bekerja. Mengapa kita menjalani hari-hari kita dengan yang seharusnya. Karena jika tidak ada masa depan, mungkin kita sudah sejak lama menyerah. Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda mau bersusah payah melakukan pekerjaan itu? Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda masih mau keluar rumah pagi-pagi sekali, berjibaku dibawah tatapan matahari, dan baru pulang dimalam hari? Masa depan, itulah alasan kita. Pertanyaannya adalah; masa depan kita akan menjadi seperti apa ya……? Continue reading

Membendung Pengaruh Buruk Lingkungan

Sudah memahami apa itu Natural Intelligence? Baca bukunya ya…

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Tidak ada tempat sembunyi dari serbuan pengaruh buruk lingkungan. Namun kita bisa membendungnya agar tidak mencemari kepribadian kita.”

Beberapa tahun lalu, lingkup interaksi kita dengan orang lain relative masih sangat terbatas. Makanya, pengaruh dari pergaulan pun tidak semasif seperti saat ini. Sekarang, nyaris tidak ada lagi sekat yang memisahkan kita dengan orang lain. Seseorang dari seberang benua pun bisa menelusup masuk hingga ke wilayah paling pribadi di rumah kita. Lalu menanamkan pengaruhnya kedalam relung hati kita. Bagus? Bisa bagus jika pengaruh yang ditebarkannya positif. Namun jika kita bersedia jujur, berapa persen dari pesan-pesan yang kita terima berisi nilai-nilai konstruktif? Mungkin tidak semuanya negatif. Tetapi secara tidak sadar, jiwa kita terus diserbu system nilai yang tidak memberi nilai tambah kebaikan apapun. Emangnya kenapa? Biasa aja lagi! Begitukah? Continue reading

Mana Hasil Jerih Payah Inih?

Training Natural Intelligence Leadership? Hanya ada disini lho… Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Orang yang menjadikan uang sebagai alat ukur utama keberhasilan sering terkecoh oleh tampak luar sehingga gampang menyerah atau lupa diri.”

Kita sering menjadikan uang sebagai ukuran utama keberhasilan seseorang. Jika uangnya banyak, maka seseorang layak dinilai sukses. Jika uangnya sedikit, maka tak ada cukup alasan untuk menyebutnya sebagai pribadi yang berhasil. Demikian pula halnya dengan pertumbuhan pribadi kita yang sering diukur dengan takaran yang sama, yaitu; berapa banyak uang yang berhasil kita kumpulkan. Tidak heran jika kita sering merasa gagal kala melihat betapa sedikitnya uang yang kita miliki. Anda tidak perlu khawatir kalau-kalau saya menganjurkan hidup sederhana. Anda juga tidak usah takut saya akan mempengaruhi Anda untuk menjadi orang miskin. Tidak. Bahkan, saya pribadi pun ingin sekali menjadi orang kaya raya dengan kepemilikan melimpah, kok. Kita punya keinginan yang sama. Tetapi, ketika sedang berproses untuk mewujudkan cita-cita itu, kita sering disiksa oleh perasaan negatif, hanya karena melihat kenyataan bahwa setelah semua jerih payah ini – uang kita tidak kunjung banyak. Percayalah, ada alat ukur lain yang dapat menentukan apakah usaha Anda sudah membuahkan hasil atau tidak. Dan Anda, tidak perlu menyiksa diri dengan pertanyaan; mana hasil jerih payah inih? Continue reading

Atasan Yang Buruk, Harus Digimanain?

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Jika memiliki atasan yang buruk, kita bisa memilih untuk mengeluhkannya atau menjadikannya pelajaran berharga bagi pengembangan kualitas pribadi kita.”

Sejauh yang saya ketahui, banyak orang yang kesal kepada atasannya. Ada yang kesal tanpa alasan yang valid. Namun, ada juga orang yang kesal kepada atasannya dengan alasan yang tidak cukup berbobot. Banyak orang yang mengeluhkan tentang atasannya karena memang atasannya tidak cukup mampu menjadi panutan yang layak untuk diteladani. Tetapi, banyak juga orang yang justru mengeluhkan atasannya yang sebetulnya memiliki kualitas kepemimpinan bagus. Namun, sang atasan bertekad untuk melakukan perubahan sehingga banyak ‘kenikmatan’ yang selama ini dirasakan oleh bawahan mulai terusik. Walhasil, sebaik apapun atasan tersebut, bawahannya tetap saja menilainya buruk. Bagaimana Anda menilai atasan Anda sendiri? Continue reading