Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Anda tentu masih ingat tentang frase ‘tidak tahu terimakasih’. Sebuah sebutan yang biasa kita gunakan untuk menggambarkan mereka yang melupakan orang-orang yang telah berjasa kepadanya. Tentu, ini bukan karena mereka tidak tahu bahwa seharusnya mereka berterimakasih, tapi; egonya terlampau besar untuk bisa mengakui hal itu. Lagi pula, mengapa harus berterimakasih jika hal itu justru […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Anda orang yang sukses? Jika ya. Berarti anda banyak uang. Setidaknya, begitulah yang ada dalam benak begitu banyak orang. Seseorang layak disebut sebagai orang sukses jika memiliki banyak uang. Jika uang yang dimilikinya tidak banyak, rasanya janggal mengait-ngaitkan orang itu dengan sebuah kesuksesan. Sewaktu saya masih kecil, guru ngaji saya mengatakan bahwa; ”orang kaya […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Dendam nyaris selalu disertai sakit hati. Dan itu sering menjadi dasar untuk melakukan sebuah pembalasan. Saat orang lain melakukan sesuatu yang tidak kita sukai, tiba-tiba saja kita merasa mendapatkan ijin khusus dari Tuhan untuk melakukan pembalasan. Bahkan, tidak jarang kita memberikan ‘bonus’ nya sekalian. Jika anda menampar saya perlahan, maka sebagai bonusnya, tamparan […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Tak ada gading yang tak retak. Sebuah kalimat yang tidak lagi asing bagi kita. Didunia ini, tak ada seorang manusia pun yang sempurna. Dan, ’tak ada seorang manusia pun’ itu bermakna semuanya, tanpa kecuali. Segala sesuatu yang disebut sebagai manusia pasti tidak sempurna. Tidak peduli siapapun anda, pastilah anda mempunyai kekurangan. Saya pun demikian. […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Apa yang terjadi jika dipelupuk mata anda ditempelkan seekor gajah? Pasti anda tidak dapat melihat apa-apa, bukan? Oh, tentu saja. Tapi anehnya, anda masih bisa melihat seekor semut yang ada diseberang lautan. Begitulah perumpamaan yang disampaikan oleh para bijak bestari ketika mereka hendak mengingatkan kita yang seringkali dapat dengan mudah menemukan kelemahan dan kekurangan […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Kepada saya pernah dinasihatkan; jangan sampai kamu membiarkan hatimu menjadi buta, tuli, dan bisu. Mungkin nasihat itu terasa seperti sekedar basa-basi. Tetapi jika kita coba cermati, ternyata memang; hati manusia itu menentukan segala tindakan dan perbuatannya. Baik kepada diri sendiri, maupun orang lain. Orang-orang yang hatinya buta, tidak dapat melihat dampak merugikan yang ditimbulkan […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Dalam kehidupan kita, ada banyak orang baik yang bersedia memberikan penghargaan atas kontribusi orang lain. Dalam konteks pekerjaan, ini diwujudkan mulai dari sekedar ucapan terimakasih dari atasan. Bonus dan insentif dari perusahaan. Atau, mungkin namanya disebutkan dan dituliskan dalam sebuah acara atau media yang bergengsi. Tetapi, tidak semua orang mendapatkan penghargaan, meskipun sesungguhnya mereka […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Melapangkan jalan bagi lawan kita. Tidak terdengar seperti gagasan yang cerdas, bukan? Orang yang mempunyai kecanggihan berpikir pasti tahu bahwa melapangkan jalan bagi lawan-lawan kita hanya akan menyebabkan kita kalah dalam persaingan. Kalaupun kita melakukannya, maka harus dipastikan terlebih dahulu bahwa jalan yang kita lapangkan untuk lawan-lawan kita itu menuju ke sebuah […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Disukai orang lain itu merupakan sebuah kenikmatan. Makanya tidak heran kalau banyak orang berlomba-lomba untuk menyenangkan orang lain, supaya orang-orang itu menyukainya. Lagipula, apa salahnya sih membuat orang lain suka sama kita? Bukankah bagus-bagus saja jika kita membuat orang lain senang? Berarti kita berhasil melakukan sesuatu sesuai keinginan mereka, bukan? Stop. Jangan diteruskan. […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Dipagi hari beberapa waktu yang lalu, saya berbalas email dengan seorang sahabat melalui milist mantan aktivis di kampus. Sahabat saya itu baru saja dikaruniai kelahiran putra keduanya. Nama anaknya bagus sekali. Dan dibelakang nama anak itu ditambahkan nama bapaknya – sahabat saya itu. Saya turut berbahagia, seperti yang saya katakan kepadanya. Saya kemudian berujar; […]

keep looking »