<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/rss2full.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><!-- generator="wordpress/2.1.3" --><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">

<channel>
	<title>Dadang Kadarusman</title>
	<link>http://www.dadangkadarusman.com</link>
	<description>Institute of Fun Learning, Smart Working, and Hard Playing</description>
	<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 13:22:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>
	<language>en</language>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/DadangKadarusman" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">886379</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://www.feedburner.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Hari Ini Bawahan, Besok Atasan</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/16/hari-ini-bawahan-besok-atasan/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/16/hari-ini-bawahan-besok-atasan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 13:22:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/16/hari-ini-bawahan-besok-atasan/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:”Boleh jadi, bawahan anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak&#8230;.”. Tidak banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi atasan yang bahkan dengan ’sengaja’ melakukan ’sesuatu’ untuk membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri. Meskipun pada kenyataannya, ada banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:”<em>Boleh jadi, bawahan anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak&#8230;.”. </em>Tidak banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi atasan yang bahkan dengan ’sengaja’ melakukan ’sesuatu’ untuk membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri. Meskipun pada kenyataannya, ada banyak bukti bahwa para bawahan cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan atasannya. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan kerja anda?    <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/16/hari-ini-bawahan-besok-atasan/#more-148" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/16/hari-ini-bawahan-besok-atasan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tolong, Kami Kekurangan Karyawan Handal…</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/08/tolong-kami-kekurangan-karyawan-handal/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/08/tolong-kami-kekurangan-karyawan-handal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 00:22:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/08/tolong-kami-kekurangan-karyawan-handal/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Perlu saya tegaskan bahwa ini bukan iklan lowongan kerja. Tapi, memang benar bahwa saat ini, begitu banyak perusahaan yang lapar dan dahaga atas keberadaan tenaga kerja terampil. Sehingga, pencarian talenta-talenta hebat tidak pernah ada hentinya. Kita seringkali mendengar bahwa jumlah lapangan kerja sangat terbatas. Namun, jumlah tenaga kerja terampil lebih terbatas lagi. Sehingga meskipun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Perlu saya tegaskan bahwa ini bukan iklan lowongan kerja. Tapi, memang benar bahwa saat ini, begitu banyak perusahaan yang lapar dan dahaga atas keberadaan tenaga kerja terampil. Sehingga, pencarian talenta-talenta hebat tidak pernah ada hentinya. Kita seringkali mendengar bahwa jumlah lapangan kerja sangat terbatas. Namun, jumlah tenaga kerja terampil lebih terbatas lagi. Sehingga meskipun disatu sisi ada surplus tenaga kerja, namun disisi lain ada begitu banyak jenis posisi yang teramat sulit untuk dicarikan orang yang tepat untuk mendudukinya.    <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/08/tolong-kami-kekurangan-karyawan-handal/#more-147" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/08/tolong-kami-kekurangan-karyawan-handal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah Yang Seharusnya Lebih Siap Pakai Itu?</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/02/siapakah-yang-seharusnya-lebih-siap-pakai-itu/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/02/siapakah-yang-seharusnya-lebih-siap-pakai-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 03:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/02/siapakah-yang-seharusnya-lebih-siap-pakai-itu/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
“Mereka tidak siap pakai!” Begitulah komentar paling populer tentang kualitas lulusan perguruan tinggi kita. Lucu juga. Karena jika menengok kebelakang ketika kita masih lucu seperti mereka dan  melamar kesana kemari sehabis wisuda; kita tidak berbeda jauh dari mereka. Kita sering tidak menyadari bahwa kematangan yang saat ini kita miliki merupakan hasil dari tempaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p><em>“Mereka tidak siap pakai!”</em> Begitulah komentar paling populer tentang kualitas lulusan perguruan tinggi kita. Lucu juga. Karena jika menengok kebelakang ketika kita masih lucu seperti mereka dan  melamar kesana kemari sehabis wisuda; kita tidak berbeda jauh dari mereka. Kita sering tidak menyadari bahwa kematangan yang saat ini kita miliki merupakan hasil dari tempaan yang dijalani setiap hari. Dia diberi nama ‘pengalaman’. Dan pengalaman tidak bisa dipelajari dengan membaca buku atau duduk dibangku kuliah. Lebih dari itu ‘siap pakai’ bukanlah monopoli mereka yang baru masuk kerja. Kita yang sudah lama bekerja pun belum tentu ‘siap pakai’. Meskipun terdengar agak janggal, namun relevan dengan situasi aktual keseharian kita. Jangan-jangan orang-orang yang mengaku kompeten seperti kita ini jauh lebih ‘tidak siap pakai’-nya dibanding mereka?     <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/02/siapakah-yang-seharusnya-lebih-siap-pakai-itu/#more-146" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/11/02/siapakah-yang-seharusnya-lebih-siap-pakai-itu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Anda Bisa Melakukan Apapun Juga?</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/26/benarkah-anda-bisa-melakukan-apapun-juga/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/26/benarkah-anda-bisa-melakukan-apapun-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 06:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/26/benarkah-anda-bisa-melakukan-apapun-juga/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Salah satu impian terbesar umat manusia adalah; bisa melakukan apapun yang diinginkannya. Untungnya, orang-orang hebat sering mengatakan;”Anda bisa melakukan apa saja!”. Sangat mudah untuk menyerap nasihat itu karena kedengarannya bisa mengantar kita kepada mimpi terbesar itu. Tidak heran jika kemudian didalam hati kita ada sebuah ukiran indah berbunyi: ”Aku bisa melakukan apa saja!”. Uuuh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Salah satu impian terbesar umat manusia adalah; bisa melakukan apapun yang diinginkannya. Untungnya, orang-orang hebat sering mengatakan<em>;”Anda bisa melakukan apa saja!”.</em> Sangat mudah untuk menyerap nasihat itu karena kedengarannya bisa mengantar kita kepada mimpi terbesar itu. Tidak heran jika kemudian didalam hati kita ada sebuah ukiran indah berbunyi: <em>”Aku bisa melakukan apa saja!”. </em>Uuuh, kedengarannya ini bisa menjadi bukti pencapaian tertinggi umat manusia. Karena, jika kita bisa melakukan apa saja; maka tercapai sudah segala impian itu. Tapi, benarkah anda bisa melakukan apapun juga?   <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/26/benarkah-anda-bisa-melakukan-apapun-juga/#more-145" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/26/benarkah-anda-bisa-melakukan-apapun-juga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda Dibayar Terlalu Murah?</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/19/apakah-anda-dibayar-terlalu-murah/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/19/apakah-anda-dibayar-terlalu-murah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 02:59:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/19/apakah-anda-dibayar-terlalu-murah/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Salah satu keluhan manusia paling umum adalah tentang betapa murahnya kita dibayar. Keluhan ini muncul terutama ketika surat kenaikan gaji rutin kita terima. Betapa kenaikan take-home-pay itu tidak bisa mengimbangi kenaikan kebutuhan hidup kita. Meskipun komplain itu tidak selamanya jelek. Namun, untuk soal gaji kita perlu bertanya lagi; benarkah kita ini dibayar terlalu murah?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Salah satu keluhan manusia paling umum adalah tentang betapa murahnya kita dibayar. Keluhan ini muncul terutama ketika surat kenaikan gaji rutin kita terima. Betapa kenaikan <em>take-home-pay </em>itu tidak bisa mengimbangi kenaikan kebutuhan hidup kita. Meskipun komplain itu tidak selamanya jelek. Namun, untuk soal gaji kita perlu bertanya lagi; benarkah kita ini dibayar terlalu murah?   <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/19/apakah-anda-dibayar-terlalu-murah/#more-144" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/19/apakah-anda-dibayar-terlalu-murah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Serum Penangkal Rasa Sakit Hati</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/11/serum-penangkal-rasa-sakit-hati/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/11/serum-penangkal-rasa-sakit-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 20:21:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<category><![CDATA[Social Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/11/serum-penangkal-rasa-sakit-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Kemarin, saya benar-benar dikenalkan kepada dunia baru. Yaitu dunia dimana kita bisa berbicara melalui gelombang suara yang dipancarkan dari studio radio. Mbak Nuning Purnama yang sudah sangat ahli itu memandu saya supaya tidak terlalu norak sewaktu siaran. Saya senang alang kepalang. Seperti seorang anak yang mendapatkan mainan baru. Dan lebih senang lagi karena dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Kemarin, saya benar-benar dikenalkan kepada dunia baru. Yaitu dunia dimana kita bisa berbicara melalui gelombang suara yang dipancarkan dari studio radio. Mbak Nuning Purnama yang sudah sangat ahli itu memandu saya supaya tidak terlalu norak sewaktu siaran. Saya senang alang kepalang. Seperti seorang anak yang mendapatkan mainan baru. Dan lebih senang lagi karena dari acara itu saya mendapatkan sebuah pelajaran baru ketika salah seorang pendengar mengirim SMS dengan mengatakan ”<em>Wah, bagus tuch kalau sekalian diiringi lagu ’ular berbisa’.” </em>Memang konteksnya kala itu adalah tentang belajar dari alam bagaimana caranya supaya kita bisa sukses dalam menjalani hidup ini. Oh, ternyata salah satu tujuan Tuhan menciptakan ular berbisa itu adalah supaya manusia bisa mempelajari sebuah filosofi tentang hidup. Sudahkah anda tahu filosofi itu?    <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/11/serum-penangkal-rasa-sakit-hati/#more-143" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/11/serum-penangkal-rasa-sakit-hati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan On Air Di Radio</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/09/undangan-on-air-di-radio/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/09/undangan-on-air-di-radio/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 04:18:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Miscellaneous]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/09/undangan-on-air-di-radio/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Saya mendapatkan kesempatan untuk On Air di 103.4 Day FM Radio. Mohon doa dari teman-teman semuanya supaya acaranya berjalan lancar, ya. Dan, yang juga sangat penting adalah; semoga teman-teman yang memiliki kesempatan berkenan untuk men-tune-in-kan radionya di frekuensi itu sekaligus ikut nimbrung dan sharing diacara tersebut.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Saya mendapatkan kesempatan untuk On Air di 103.4 Day FM Radio. Mohon doa dari teman-teman semuanya supaya acaranya berjalan lancar, ya. Dan, yang juga sangat penting adalah; semoga teman-teman yang memiliki kesempatan berkenan untuk men-tune-in-kan radionya di frekuensi itu sekaligus ikut nimbrung dan sharing diacara tersebut.    <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/09/undangan-on-air-di-radio/#more-142" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/09/undangan-on-air-di-radio/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata  Ikhlas Itu Memiliki Saudara Kembar</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/05/ternyata-ikhlas-itu-memiliki-saudara-kembar/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/05/ternyata-ikhlas-itu-memiliki-saudara-kembar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 16:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/05/ternyata-ikhlas-itu-memiliki-saudara-kembar/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Kita sering mendengar kata ‘ikhlas’ diucapkan orang. Misalnya, sang dermawan berkata; “Saya menyerahkan sumbangan ini dengan ihklas”. Anehnya, dia mengharapkan sang penerima derma untuk mencoblos tanda gambar dalam pemilihan ketua RT minggu depan. Dia merasa kesal ketika ternyata hasil perhitungan suara lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang menerima derma darinya. Kita memang gemar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Kita sering mendengar kata ‘ikhlas’ diucapkan orang. Misalnya, sang dermawan berkata; <em>“Saya menyerahkan sumbangan ini dengan ihklas</em>”. Anehnya, dia mengharapkan sang penerima derma untuk mencoblos tanda gambar dalam pemilihan ketua RT minggu depan. Dia merasa kesal ketika ternyata hasil perhitungan suara lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang menerima derma darinya. Kita memang gemar membawa-bawa kata ikhlas ketika melakukan sesuatu untuk orang lain. Tapi, hati kecil kita begitu mudahnya menggugat hanya karena orang yang kita tolong itu sama sekali tidak mengucapkan terimakasih. Dan diam-diam kita mencap orang itu sebagai ‘orang yang tidak tahu terimakasih’. Sebongkah kedongkolan ditambah dengan perasaan tidak dihormati cukup menjadikan kita kapok untuk menolongnya lagi dikemudian hari.   <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/05/ternyata-ikhlas-itu-memiliki-saudara-kembar/#more-141" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/10/05/ternyata-ikhlas-itu-memiliki-saudara-kembar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saham Yang Tidak Pernah Turun Nilainya</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/27/saham-yang-tidak-pernah-turun-nilainya/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/27/saham-yang-tidak-pernah-turun-nilainya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 02:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/27/saham-yang-tidak-pernah-turun-nilainya/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Konon, berinvetasi sudah menjadi salah satu ciri gaya hidup manusia modern. Orang-orang yang sudah sadar akan pentingnya berinvestasi menanamkan uangnya untuk membeli saham, membeli surat utang negara, atau bemain valas dan berbagai jenis investasi lainnya. Meskipun tujuan berinvestasi adalah untuk mencari keuntungan, namun ada kalanya justru uang yang kita investasikan menjadi berkurang. Memang, para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Konon, berinvetasi sudah menjadi salah satu ciri gaya hidup manusia modern. Orang-orang yang sudah sadar akan pentingnya berinvestasi menanamkan uangnya untuk membeli saham, membeli surat utang negara, atau bemain valas dan berbagai jenis investasi lainnya. Meskipun tujuan berinvestasi adalah untuk mencari keuntungan, namun ada kalanya justru uang yang kita investasikan menjadi berkurang. Memang, para manager investasi bisa membantu kita memaksimalkan laba dan mengurangi resiko rugi. Namun, pasti akan lebih elok lagi kalau investasi kita dijamin selalu menguntungkan. Tidak pernah rugi. Tidak bisa diakuisisi oleh orang lain. Berlaku sepanjang masa.  Bahkan setelah kita mati pun keuntungannya tetap mengalir. Tapi, mana ada investasi macam itu?    <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/27/saham-yang-tidak-pernah-turun-nilainya/#more-140" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/27/saham-yang-tidak-pernah-turun-nilainya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pertarungan Terakhir Sang Pendekar Nomor Wahid</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/14/pertarungan-terakhir-sang-pendekar-nomor-wahid/</link>
		<comments>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/14/pertarungan-terakhir-sang-pendekar-nomor-wahid/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 22:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadard</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/14/pertarungan-terakhir-sang-pendekar-nomor-wahid/</guid>
		<description><![CDATA[Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Kita tentu masih ingat tentang ilmu padi. Semakin berisi, semakin merunduk. Semakin seseorang bertambah ilmunya, semakinlah dia menyadari betapa dia mesti lebih banyak menundukkan kepalanya. Sehingga matanya tidak tertuju keatas untuk mendongak. Melainkan melihat kebawah kearah hati. Mungkin itu pula sebabnya kita mengenal istilah ‘rendah hati’. Tentu, rendah hati itu tidak sama dengan rendah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hore,<br />
Hari Baru!<br />
Teman-teman.</p>
<p>Kita tentu masih ingat tentang ilmu padi. Semakin berisi, semakin merunduk. Semakin seseorang bertambah ilmunya, semakinlah dia menyadari betapa dia mesti lebih banyak menundukkan kepalanya. Sehingga matanya tidak tertuju keatas untuk mendongak. Melainkan melihat kebawah kearah hati. Mungkin itu pula sebabnya kita mengenal istilah ‘<em>rendah hati’.</em> Tentu, rendah hati itu tidak sama dengan rendah diri. Sebab, rendah diri membawa kita kepada sikap inferior. Sedangkan sifat rendah hati menjadikan kita orang yang yakin kepada kemampuan diri tanpa harus membusungkan dada. Atau sekedar merasa diri lebih hebat dari orang lain. Kita kemudian berkata; <em>“Apa salahnya orang hebat seperti gue membangga-banggakan diri?”</em>  Apalagi jika kehebatan dan kesuksesan kita ini, dihasilkan dari ‘jerih payah sendiri’. Tidak salah. Namun, padi tidaklah bersikap demikian.   <a href="http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/14/pertarungan-terakhir-sang-pendekar-nomor-wahid/#more-139" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dadangkadarusman.com/2008/09/14/pertarungan-terakhir-sang-pendekar-nomor-wahid/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic Page Served (once) in 0.687 seconds -->
