Rapat Soal Natin Nggak Masuk Kantor

Semua orang terdiam.
Setidaknya untuk beberapa waktu. Nggak ada lagi yang membicarakan soal tidak masuknya Natin hari itu. Sejak Pak Mergy memerintahkan orang-orang untuk fokus kepada pekerjaan masing-masing. Bukan merecoki urusan orang lain.

Tapi semua itu hanya bisa bertahan untuk beberapa menit saja. Gejolak hati mereka nggak bisa ditahan-tahan seperti itu. Cepat atau lambat, desakan dari dalam diri itu akan berhasil menemukan jalan untuk menyalurkan aspirasinya.

Meskipun raga kasar mereka bisa diperintah-perintah untuk melakukan sesuatu atau justru tidak melakukannya. Namun jiwa setiap manusia tidak bisa dikekang oleh siapapun. Continue reading

Gara-gara Natin Nggak Masuk Kantor

Semua orang berkerumun.
Nggak ada lagi yang mengerjakan apapun hari ini. Selain berkerumum itu. Ya, itu juga kalau berkerumun bisa disebut kerjaan.

Sepertinya roda kehidupan di kubikal sudah berhenti sejak Natin nggak masuk kantor. Ohm, bukan sejak Natin nggak masuk kantor. Tapi sejak orang-orang tahu kalau Natin nggak masuk kantor.

Tadi pagi semua orang duduk di kubikal masing-masing. Sekris masih bisa liat kubikal mana yang belum ada penghuninya. Begitu juga kalau Pak Presiden Direktur lewat. Beliau akan tahu kalau orang-orang itu semuanya sedang berada pada posisi bekerja. Diulang; posisi bekerja. Soal kerja atau tidak sih, meneketehe. Pan? Continue reading

Natin Nggak Masuk Kantor

Hari ini semua orang dikantor merasa ada yang kurang.

Apanya ya yang kurang? Nggak tahu. Nggak ada yang tahu. Bukan karena nggak pada mau tahu. Tapi masih banyak pekerjaan, jadi waktunya kurang kalau harus mencari tahu apanya yang kurang.

Hiiih, apanya yang kurang sih hari ini?
Semua berusaha untuk tidak mencari tahu apanya yang kurang. Dan berusaha fokus kepada pekerjaannya.

Aneh. Semakin fokus kepada pekerjaan. Malah semakin nyadar kalau hari ini dikantor benar-benar ada yang kurang. Continue reading

Apakah Anda Diizinkan Masuk Kantor Hari Ini?

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 11-12 April 2012 di Hotel Menara Peninsula Jakarta. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Fakta bahwa kita diizinkan masuk ke kantor merupakan sebuah anugerah tak ternilai. Sedangkan bagaimana kita menjalani aktivitas kerja merupakan gambaran rasa syukur kita atas anugerah itu.”

Bisakah Anda membayangkan bagaimana seandainya pagi ini satpam kantor menghentikan Anda didepan pintu kantor. Lalu mengatakan; “Maaf, Anda sudah tidak punya akses lagi ke kantor ini….” Pertanyaannya serem banget ya? Bergantung bagaimana Anda menilianya sih. Jika mau fokus pada seramnya, ya bikin seram. Tapi jika berfokus pada awareness alias kesadaran, maka bukan keseraman yang kita dapatkan. Melain rasa syukur tentang betapa besarnya anugerah bisa masuk kantor yang hari ini kita dapatkan. Bukankah tidak semua orang diizinkan masuk kedalam kantor Anda? Continue reading

Seratus Jam Mendidik Diri Sendiri

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 11-12 April 2012 di Hotel Menara Peninsula Jakarta. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”This is my career, then I must take all the responsibilities of the development processes on my own.”

Sudah berapa lamakah Anda bekerja di perusahaan tempat Anda bekerja sekarang? Dari masa kerja itu, berapa jam-kah Anda mendapatkan pelatihan yang difasilitasi oleh perusahaan untuk mengembangkan potensi diri Anda? Sampai 100 jam dalam setahun? Setahu saya, sangat jarang sekali perusahaan yang menyediakan waktu hingga 100 jam pelatihan kepada karyawannya, kecuali pada tahun pertama rekrutmen. Apakah hal itu menunjukkan jika perusahaan kurang memberi perhatian kepada pengembangan bawahan? Tidak juga.

Budget dan kemampuan perusahaan tidaklah tanpa batas. Sedangkan kapasitas diri kita ‘mungkin’ nyaris tidak terbatas. Maka menunggu perusahaan untuk selalu menyediakan kesempatan mengembangkan diri menjadi terlalu beresiko. Bukan berarti kita berhenti berharap. Tetapi, kitalah yang mesti lebih proaktif untuk mendidik diri sendiri. Minimal, 100 jam dalam setahun. Mungkinkah? Continue reading

Menemukan Hikmah Dalam Setiap Peristiwa

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 11-12 April 2012 Di Hotel Menara Peninsula Jakarta. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Konstruksi struktur Natural Intelligence (NatIn™) dibangun oleh 2 komponen utama, yaitu AKAL dan KALBU. Mendayagunakan keduanya dengan baik, merupakan keterampilan yang menunjukkan kualitas kecerdasan hakiki kita.”

Ketika mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan, apa yang biasanya Anda rasakan? Sedih. Marah. Pasrah. Bagaimana dengan peristiwa yang menyenangkan? Gembira. Tertawa. Melompat-lompat. Kadang, kita berada pada titik paling ekstrim dari kedua situasi yang saling bertolak belakang itu. Maka tidak heran jika mood atau perilaku kita bisa berubah 180 derajat dari waktu ke waktu. Namun ada juga orang-orang yang tetap tenang meski tengah ditimpa musibah. Dan ketika mendapatkan kegembiraan, mereka merayakannya sewajarnya saja. Ini adalah cermin dari kontrol diri. Seseorang yang memiliki Natural Intelligence (NatIn™) tinggi, dicirikan dari kemampuannya untuk melakukan kontrol diri seperti ini. Bagi kebanyakan orang, kontrol diri yang paling sulit dilakukan adalah ketika menghadapi peristiwa yang kurang menyenangkan. Bagaimana dengan Anda? Continue reading

Agar Layak Dibayar Mahal (Contoh Aplikasi NatIn™)

Ikuti Training NATURAL INTELLIGENCE LEADERSHIP 2-3 April 2012. Early bird sampai 29 February. Segera Daftar.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Ternyata, kecerdasan kita tidak semata-mata dibangun oleh IQ, EQ, atau SQ belaka lho. Faktanya, setiap individu memiliki bentuk kecerdasan yang terintegarasi. Itulah Natural Intelligence.”

Sekarang sudah mulai banyak orang yang bertanya; apa sih Natural Intelligence (NatIn™) itu? Sungguh sebuah kabar yang bagus. Saya beruntung karena telah berkesempatan untuk mempelajari teori-teori tentang kecerdasan. Meskipun tidak menjadikan saya ahli di bidang itu, namun cukuplah untuk menjadi bekal dalam kehidupan dan profesi saya. Ada sebuah ciri yang dimiliki nyaris oleh semua teori kecerdasan yang kita kenal selama ini, yaitu; pengkotak-kotakan. Yang paling terasa sekali misalnya pengkotak-kotakan antara IQ, EQ, dan SQ. Berbeda sekali dengan Natural Intelligence (NatIn™) dimana kita, bisa menemukan system kecerdasan yang terintegrasi. Disini saya tidak akan membahas teorinya, namun fokus saja kepada aplikasinya. Misalnya, bagaimana kita menggunakan NatIn™ untuk membangun sudut pandang pribadi dalam menjadikan diri kita layak untuk dibayar mahal sebagai seorang profesional. Continue reading

Nakoda Kapal Kepemimpinan Anda

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Seorang pemimpin mengutamakan kepentingan orang-orang yang dipimpinnya sebelum memenuhi tuntutan pribadinya sendiri.”

Kenapa yah begitu banyak orang yang ingin menjadi pemimpin? Pertanyaan itu jelas sekali naifnya. Semua orang juga tahu kalau jabatan tinggi sama artinya dengan penghasilan tinggi. Fasilitas kelas atas. Dan tentu saja, privilege alias keistimewaan yang tidak bisa diperoleh mereka yang tidak memiliki kedudukan. Kita memang dikendalikan oleh cara pandang seperti itu. Makanya, ketika berhasil naik tingkat menjadi ‘pemimpin’, kita menuntut orang-orang untuk melayani kita. Padahal, kualitas kepemimpinan kita diukur dari seberapa banyak hal yang bisa kita lakukan untuk orang-orang yang kita pimpin. Bukan malah sebaliknya. Anda sendiri bagaimana? Apakah lebih banyak berbuat untuk orang-orang yang Anda pimpin? Atau justru merekalah yang melayani Anda? Continue reading

Mengintip Job Description Atasan

Mencari trainer untuk karyawan di perusahaan Anda? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Seseorang yang memfokuskan diri kepada standar kinerja tinggi, berpeluang untuk melampaui tuntutan-tuntutan kolektif. Sehingga, dia bisa dengan mudah mengungguli orang lain di dalam kelompoknya.”

Mengintip itu adalah perbuatan tidak terpuji, kan ya? Tetapi kali ini saya memang ingin mengajak Anda untuk mengintip. Tetapi, yang kita intip bukanlah aurat atau kegiatan orang lain. Saya mengajak Anda untuk mengintip Job Description atasan Anda. Tujuannya, bukan untuk menelisik apakah atasan kita sudah bekerja sesuai dengan jobdesknya atau belum. Bukan tugas kita untuk melakukan hal itu. Melainkan menggunakan pengetahuan kita terhadap jobdesc atasan untuk meningkatkan kualitas diri kita hingga benar-benar bisa sesuai dengan jobdesc itu. ‘Halah, ini mah nambah kerjaan kita saja dong!’ Mungkin ada yang berpikiran demikian. ‘Ngurusin kerjaan sendiri aja udah pontang panting,’ tambahnya. Lha, ngapain Anda ngurusin kerjaan Anda? Justru seharusnya kita ‘nggemukin’ pekerjaan kita biar hasilnya bisa lebih baik dan lebih banyak dari biasanya. Untungnya bukan untuk orang lain loh. Untuk diri kita sendiri. Mau? Continue reading

Daftar Isi Buku “Natural Intelligence Leadership”

Hore, Hari Baru! Teman-teman.
Bagi yang ingin mengetahui apa saja yang dibahas dalam buku “Natural Intelligence Leadership”, barangkali bisa merujuk kepada uraian daftar isi buku berikut ini:

Pendahuluan
Bab-1: Apakah Natural Intelligence Itu? (1 – 20)
Memahami Makna Konsep Natural Intelligence
Evolusi Definisi Konsep Natural Intelligence

Bab-2: Konstruksi Konsep Natural Intelligence (21 – 62)
Dua Komponen Utama Pembentuk Natural Intelligence
DNA Jasad Fisik Dan DNA Natural Intelligence
Menjadi Manusia Sempurna yang Sesungguhnya
Kriteria Sukses Manusia Sempurna
Tiga Dimensi Penerapan Natural Intelligence
Solusi Atas Kerancuan Konsep Work-Life Balance
Continue reading