Sunday , November 28 2021
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Kesaksian Kecil Natin / Memahami Yang Tidak Mengerti

Memahami Yang Tidak Mengerti

Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Ayah dalam perjalanan pulang dari menjemput Mama. Hari sudah gelap dengan sisa-sisa hujan yang tadi turun deras sekali. Beberapa bagian jalan masih terendam genangan air. Dan jalanan licin sekali. Terlebih lagi diturunan-turunan. Jalan yang Ayah lalui itu tidak terlalu lebar. Tapi juga tidak terlalu sempit sih. Cukup untuk dilintasi dua mobil dari arah yang saling berlawanan tanpa khawatir bergesekan. Tapi, dijalan itu kan tidak hanya mobil yang lalu lalang. Ada juga pengguna jalan lainnya, khususnya pengendara sepeda motor. Kadang juga ada tukang bakso yang mendorong gerobaknya. Makanya, meskipun jalanan tidak padat; pengendara mobil harus memelankan laju kendaraannya.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Seperti malam itu. Didepan Ayah jalanan kosong sekali. Hanya ada satu sepeda motor yang berjalan sangat hati-hati. Maklum gerimis. Jalanan licin dan berkelok beberapa kali. Dibelakang mobil Ayah, ada pengendara lain. Mobilnya bagus. Masih baru. Sayangnya pengendara mobil itu tidak sabaran sekali. Berkali-kali menyoroti Ayah dengan lampu jauh. Terus membunyikan klaksok berkali-kali.

“Ini orang sabar dikit kenapa sih?!” Akhirnya Ayah terpancing juga.
“Kenapa emangnya Yah?” tanya Adik Z.
“Ya itu tuch kok kelakuannya kayak begitu.” Jawab Ayah dengan ketus. “Tetot, tetot, tetot aja. Emangnya cuman dia yang punya mobil? Belagu amat!”

“Dia kan nggak pamerin mobilnya Yah? Kenapa Ayah sewot?” balas Adik Z
“Nah itu apa?” jawab Ayah ketika klakson mobil dibelakang itu melengking panjang sekali. “Kurang ajar juga ini orang.”

“Itu bukan pamer mobil Ayah,” jawab Adik Z. “Tapi dia mau Ayah jalannya lebih cepat…..”

“Mau cepat gimana orang didepan kita ada motor pelan….” Ketus Ayah.
“Ya udah kalau begitu Ayah nggak usah terlalu memperdulikan orang itu. Anggap angin lalu aja…….” Adik Z kayak konsultan saja gayanya. Tapi. Ampuh juga untuk mengendalikan emosi Ayah. Dan sekarang. Ayah tidak ambil pusing dengan ulah orang itu.

Memang menyebalkan sih. Orang itu terus saja mengklakson dan menyorot dengan lampu jauh yang bikin silau orang diepannya. Pantas juga jika Ayah marah pada orang arogan seperti itu. Untung ada adik Z. Jadi Ayah masih bisa tetep cooool……

Akhirnya…, klakson itu tidak berbunyi lagi. Tapi berganti dengan bunyi mesin mobil yang meraung. “Bruuuuuum brum brum brumm……..” mobil dibelakang Ayah menyalip dengan nafsunya. Begitu sampai didepan mobil Ayah, dia langsung memepet. Entah disengaja atau tidak. Itu membuat darah Ayah naik hingga keubun-ubun.

Nggak cuman itu aja. Ketika berhasil menyalip mobil Ayah itu posisinya pas menjelang jembatan yang menanjak. Sedangkan didepannya ada motor yang kalem. Sopir arogan itu menginjak rem secara mendadak saat moncong mobilnya hampir mencium motor yang didepan mobil kami. Itu membuat Ayah spontan menginjak rem secara mendadak dan semua orang didalam mobil kami kaget.

Ayah nggak cuman kaget. Tapi marah yang tidak bisa dicegah lagi. Sekarang. Giliran Ayah membunyikan klakson panjang dan menyalakan lampu jauh. Dan bukan juga Ayah kalau membiarkan orang sombong berlalu begitu saja. Ayah mengejar dia. Memepet mobilnya. Dan berusaha mencari kesempatan menyalip mobil itu.

“Sudahlah Ayah….” Kata Adik Z.
“Mesti dikasih pelajaran orang itu…” Suara Ayah bergetar. Dikejarnya orang itu terus ketika memasuki jalan lurus. Kalau saja tidak ada mobil dari arah berlawanan, Ayah sudah bisa menyalipnya. Tapi ada saja yang menghalangi Ayah menyelesaikan misinya. Sampai akhirnya kami tiba di jalan masuk komplek rumah. Sopir sombong itu ngebut dijalur lurus. Sementara Ayah belok ke komplek.

“Tahu rassa dia,” kata Ayah.
“Emang apa yang Ayah lakukan padanya?” tanya Adik Z. “Kan Ayah nggak berhasil mengejarnya….”

“Iyya sih…” jawab Ayah tengsin. “Tapi kan dia juga udah ketakutan tuch Ayah kejar-kejar….” Wajah Ayah berubah memancarkan rasa kemenangan.

“Kenapa sih Ayah seneng banget bikin orang lain ketakutan?” tanya Adik Z.
“Ya kelakukannya begitu,” ketus Ayah.
“Ayah.” Kata Adik Z. “Ayah tahu nggak, kalau sebenarnya orang itu nggak tahu jika tadi didepan mobil Ayah ada motor yang jalannya pelan sekali….”
“Nggh… kayaknya sih nggak tahu….” Jawab Ayah.
“Makanya dia mengira Ayah menghalangi jalannya kan?” kata Adik Z. “Coba kalau Ayah sedang buru-buru. Terus ada mobil berjalan pelan sekali didepan Ayah. Kan Ayah bisa kesal juga. Padahal, mobil itu jalan pelan karena didepannya ada motor atau tukang bakso….. gimana coba?”

Ayah terdiam.
Nasihat Adik Z benar-benar mengena. Ayah mesti belajar untuk memahami orang-orang yang tidak mengerti.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 24 Mei 2013
Author, Trainer, and Professional Public Speaker
0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D

Catatan Kaki:
Kita tidak selalu benar-benar mengerti latar belakang kenapa seseorang melakukan sesuatu. Makanya kita sering salah paham. Dan akhirnya memvonis orang lain dengan label yang buruk.

Ingin mendapatkan kiriman “KKN (= Kesaksian Kecil Natin)” – kisah pendek tentang kejadian nyata yang Natin saksikan yang layak dijadikan teladan – secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman? Kunjungi dan bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

Pesan sponsor: Berikan training yang layak kepada karyawan di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327. Saya punya banyak topik Leadership dan Pengembangan diri yang bisa di tailor-made. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:toonpool.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.