Bukan Mahluk Yang Hina

Sudah panjang lebar sang arif memberi penjelasan. Melalui kata. Tindak dan lakunya. Maupun lewat isyarat lainnya. Tapi sang murid masih menampakkan ketidakpuasannya. Dia memiliki ciri utama seorang pembelajar. Tak pernah kenyang. Bukan dengan hidangan. Melainkan dengan pengetahuan. Ukuran perutnya sebanding dengan pemuda lain seusianya. Tapi sejak bertemu dengan sang arif, dia tidak lagi pernah mengisinya … Continue reading Bukan Mahluk Yang Hina