Wednesday , August 4 2021
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Dinding Takdir Pagar Ikhtiar

Dinding Takdir Pagar Ikhtiar

Ada hal-hal tertentu tentang hidup kita yang secara mutlak keputusannya berada ditangan Allah. Itulah yang disebut takdir. Kita, tidak punya kuasa untuk mengutak-atiknya. Sudah baku. Misalnya, kapan datangnya kematian.

Ada pula hal-hal tertentu tentang hidup yang ‘sebagian’ pengelolaannya Allah kuasakan kepada kita. Terserah kita mau bagaimana. Itulah ranah ikhtiar. Kita, punya kesempatan untuk mengutak-atiknya. Fleksibel saja. Misalnya, bagaimana cara kita bertemu dengan kematian.

Contoh. Sekarang kan jamannya pandemi. Banyak orang yang terinfeksi. Diantara mereka tentu banyak yang sembuh. Ada juga yang hingga meninggal. Padahal, yang meninggal itu tidak selalu orang yang punya komorbid. Mengapa?

Kapan kita mati, itu adalah takdir. Memang sudah tiba saatnya. Maka, datanglah malaikat izrail. Bahkan sekalipun kita tidak terinfeksi covid. Bila tiba saatnya, tidak dimundurkan sekalipun cuma sedetik. Tidak dimajukan walaupun hanya sekejap.

Namun ikhtiar kita, bisa membuat perbedaan tentang caranya. Tanggal, jam menit dan detiknya sudah tidak berubah. Tapi kita boleh pilih dan tentukan jalannya. Mau karena covidkah. Karena tertabrak kereta api kah. Karena berkelahikah. Waktu matinya mah pasti. Caranya, silakan pilih sendiri.

Di rumah Anda, ada dinding. Anda tidak bisa leluasa menggeser-geser dinding itu. Takdir itu, laksana dinding yang tak hendak bergeming. Dan dihalaman rumah Anda, ada pagar. Entah beton, besi atau pagar hidup. Anda, bisa menggeser dan mengubah pagar itu kapan saja. Dan ikhtiar kita itu, bagaikan pagar.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Saya misalnya. Sudah punya jadwal mati. Hanya saja, dirahasiakan oleh Allah. Jadi, saya tidak tahu kapan. Tapi saya, tidak mau mati lewat perantaraan covid. Males aja. Sakit kan nggak enak. Makanya saya berusaha ikuti prokes dan menjaga imunitas tubuh.

Saya juga tidak mau mati lewat perkelahian. Maka sebisa mungkin saya menghindari permusuhan. Saya tidak mau mati tertabrak kereta api. Maka saya tidak menerobos palang rel kereta. Saya tidak mau mati lewat jatuh dari bukit terjal. Maka kalau hiking, saya menggunakan safety kit.

Bagaimana kalau jadwal kematian saya itu sudah satu paket dengan caranya? Misalnya, saya terinfeksi covid. Lalu mati. Padahal, saya sudah menjalankan prokes, sudah divaksin, dan rajin minum Innerimmune.

Kita, tidak bisa menggeser pagar itu hingga merobohkan dinding. Atau, menembus batas wilayah yang bukan milik kita. Bahkan ada situasi dimana dindingnya sekaligus berfungsi sebagai pagar. Saat matinya saya, satu paket dengan caranya. Tidak perlu heran soal itu. Sebab hanya ‘sebagian’ otoritas pengelolaan yang Allah berikan kan? Sebanyak apa? Ya terserah Dia saja.

Jadi ikhtiar saya itu sia-sia dong? Otidak. Kalau saya mati lewat covid setelah berikhtiar menghindarinya, tentu berbeda nilainya dihadapan Allah dengan saya yang mati kena covid akibat bersikap konyol, ceroboh dan masabodoh. Walau sama mati kena covidnya, tapi beda jalannya. Beda ikhtiarnya. Dan beda nilainya.

Intisarinya. Hidup dan mati kita terikat takdir yang waktunya tidak bergeser. Namun kita diberi sebagian keleluasaan untuk menentukan cara menempuh perjalanan menuju takdir itu. Oke yah?.

Kalau Anda punya waktu luang, lakukan 2 hal ini. Pertama, tanyakan kepada dokter Anda; “Adakah cara yang lebih rasional untuk menghadapi pandemi ini selain meningkatkan imunitas tubuh?”. Kedua, cari info di google dengan menggunakan key word “The role of probiotics in immune system”. Sekarang Anda paham, mengapa saya pribadi minum probiotik murni INNERIMMUNE setiap hari. Jika Anda mau; wa.me/+6281219899737.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan Offline Atau Online Training. Hubungi Kami.

Artikel sebelumnya:

Apa Sih Yang Dikehendakinya?

NB. Sekarang mungkin Anda belum merasa perlu. Tapi jika suatu saat nanti Anda membutuhkannya; Anda tahu caranya. Ada 2 opsi cara memperkuat imunitas tubuh dengan probiotik: 1). Sarbu-SB19 (BPOM RI MD 266611004201) berisi probiotik dalam saribuah. Dan 2). INNERIMMUNE (Premium) berisi Probiotik Murni. Saya pribadi menggunakan INNERIMMUNE. Jika Anda mau coba ke-2 opsi itu; wa.me/+6281219899737.

Kalau Anda punya waktu luang, lakukan 2 hal ini. Pertama, tanyakan kepada dokter Anda; “Adakah cara yang lebih rasional untuk menghadapi pandemi ini selain meningkatkan imunitas tubuh?”. Kedua, Cari info di google dengan menggunakan key word “The role of probiotics in immune system”. Sekarang Anda paham, mengapa saya pribadi minum INNERIMMUNE setiap hari. Jika Anda mau; wa.me/+6281219899737.

Jika Anda suka minum suplemen, prioritaskan yang kandungannya paling diperlukan dalam situasi ini. Misalnya, Zinc, Vit C, Vit E, Vit D dan bakteri baik. Saya setiap hari minum Innerimmune probiotik murni untuk intake bakteri baiknya. Kalau Anda mau, wa.me/+6281219899737

Untuk bergabung dengan WAG Inspirasi kami, silakan ketik: Nama Lengkap # Dekadarus&Friends. Kirim ke wa.me/+6281219899737.

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:UCKG Helpcenter

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.