Sunday , November 28 2021
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Mendapat Rasa Hormat

Mendapat Rasa Hormat

Rasa hormat itu, bagian dari kebutuhan dasar manusia. Diakuinya atau tidak, setiap orang; ingin dihormati. Setidaknya, dihargai sebagaimana layaknya seorang manusia. Tapi apakah semua orang mendapatkan rasa hormat?

Anda, tentu pernah melintasi gerbang atau portal yang dijaga security kan. Saya pun begitu. Ada fenomena yang lucu. Kalau lewat ke portal dengan mengendarai motor, penjaga portalnya suka cuwek aja. Tapi kalau lewat kesitu dengan mengendarai mobil, beda banget cara menyapanya. Makin bagus mobilnya, makin maknyus atitudenya. Saya melakukan eksperimen begitu di beberapa tempat, dan hasilnya seperti itu.

Memang kita tidak bisa segera menyimpulkan bahwa; orang, lebih menghargai ‘barangnya’ daripada ‘manusianya’. Namun kecenderungan ke arah itu, tidak bisa disangkal. Maka tak heran bila kita juga suka berlomba membagus-baguskan barang bawaan atau pakaian atau kendaraan kita. Sebab semua barang itu, membuat orang lain lebih hormat kepada kita.

Dalam banyak situasi, jelas sekali bahwa rasa hormat berkorelasi dengan ‘kepemilikan’ dan ‘penampilan’. Dengan begitu, maka tidak semua orang akan mendapatkan rasa hormat yang dibutuhkannya.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tapi ada 1 portal yang ketika Anda melintas, entah mengendarai motor atau mobil atau berjalan kaki; petugasnya selalu menyapa ramah Anda. Dimanakah itu? Di portal tempat Anda dikenal. Betul ya?

Kalau yang melintas ke portal itu orang yang dikenal, petugas security cenderung ramah. Benar demikian kan? Benar, dengan catatan; dia dikenal sebagai orang yang baik. Sebab ada juga orang yang dikenal oleh security tapi dijutekin bahkan dilarang melintas. Siapa? Orang yang dikenal buruk perilaku.

Maka disini kita melihat kesetaraan peluang untuk mendapatkan rasa hormat dari orang lain, yaitu; ketika kita dikenal sebagai orang yang baik. Kabar baiknya, untuk menjadi orang baik itu kita tidak harus kredit mobil atau nyicil gadget mahal. Untuk dikenal sebagai orang baik, cukup berperilaku baik saja kepada setiap orang yang berinteraksi dengan kita.

Dengan dikenal sebagai orang baik itu, otomatis orang lain akan respek. Sesimple itu kan ya.

Tapi kan untuk menjadi orang baik juga perlu modal, Dang. On tentu saja. Bergantung Anda mau dikenal sebagai orang baik dalam bidang apa. Kalau pengen dikenal sebagai dermawan, ya butuh modal uang. Tapi, senang mengucapkan ‘salam’ pun sudah cukup untuk dikenal sebagai orang baik. Mudah dan murah.

Ada pendatang baru di lingkungan tempat tinggal saya. Kami, jarang bertemu dengan tetangga. Tegur sapa juga kayaknya jarang deh. Tapi saat orang baru itu datang, dia senang mengucapkan ‘salam’. You know what, impressi kami kepada orang itu jadi sangat baik sekali.

Jadi benar sabda Nabi; “sebarkanlah salam. Dengan salam itu kalian akan saling berkasih sayang….”. Bukan sekedar rasa hormat yang didapat oleh orang yang gemar mengucapkan salam. Melainkan juga kasih sayang.

Dan… karena untuk menebar ‘salam’ itu tidak butuh biaya, maka setiap orang bisa mendapatkan rasa hormat yang menjadi haknya. Bahkan lebih dari itu, rasa kasih sayang dengan sesamanya.

Selamat hari Jumat sahabat.
Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan Offline Atau Online Training. Hubungi Kami.

Artikel sebelumnya:

Pekerjaan Terbaik


Catatan kaki:

Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda membutuhkan offline atau online training, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:Kids Helpline

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.