Tuesday , May 17 2022
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Natural Intelligence / Miliki Juga Adapternya

Miliki Juga Adapternya

Kita telah menutup buku perjalanan tahun lalu, untuk menjalani lembaran kehidupan yang baru. Pertanyaannya adalah; hal baru apa yang Anda siapkan untuk mengisi babak kehidupan baru? Nah, itu kudu.

Kalau saya, awal tahun baru ini diisi dengan sedikit drama. Dua hari menjelang tutup tahun, laptop saya tiba-tiba LCDnya mati. Aneh, padahal tgl 27nya masih normal ketika digunakan untuk sebuah event. Teknisi langganan saya sudah liburan. Walhasil, disambung ke tivi-lah agar tetap bisa bekerja.

Dua anak gadis saya sepakat ngomporin;”Ayah itu sudah harus beli laptop baru,” katanya. Lantas mereka pilihkan model-modelnya. Lalu…, “Yang ini Yah, cocok buat Ayah!!” Saya tentu senang kalau mereka yang traktir, tapi ini kan mesti bayar sendiri. Gausah deh, yang ini diservice aja. Laptop kesayangan juga.

Sayangnya, saya tidak pernah menang debat sama mereka. Lalu, datanglah tagihannya. Maka suka atau tidak, kudu merogoh kocek agak dalam diluar rencana. Keesokan harinya laptop baru itu dateng, dan sudah disetting dengan ID login atas nama si cantik; bukan nama saya. Halah. Tapi, “Ini milik Ayah,” katanya.

Tahun baru, ada equipment baru buat saya. Tolong doakan ya, insya Allah produktivitas tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana dengan Anda? Hal baru tidak harus berupa benda-benda fisik kan? Yang paling utama justru berupa aspek-aspek non fisik seperti sikap, sudut pandang, skill, dan berbagai hal tak kasat mata lainnya. Anda sudah punya kebaruan apa? Itu penting, agar tahun ini lebih baik dari sebelumnya.

Ketika toko service langganan buka tanggal 4 Januari, langsung saya bawa kesana laptop lama. Karena menurut hemat saya, masih bagus banget. Alhamdulillah, saya selalu dikasih alat kerja yang oke pula. Selama 2 hari saya komunikasi terus sama teknisinya. Kesimpulan akhirnya? “Laptop bapak sama sekali tidak bermasalah…”, katanya.

Serius. Saya tidak mengerti. Padahal selama berhari-hari sebelumnya LCD-nya mati sehingga mesti dihubungkan dengan tivi. Lalu, kenapa saya harus keluar uang segitu untuk beli yang baru kalau yang lama masih bagus? Kan sayang banget mengeluarkan uang untuk hal yang tidak perlu. ‘Sudahlah Ayah gagapa,” kata para gadis. “Kan bagus Ayah pakai laptop baru…” Mereka tahu bukan gaya saya beli barang baru ketika yang lama masih berfungsi.

Belakangan saya menyadari bahwa, kita; sering harus diposisikan pada situasi sulit dulu untuk mau mengadopsi hal baru. Benar begitu kan? Kita, tidak mau mencoba hal baru bila tidak terpaksa. Kita, sering enggan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama lantas menggantinya dengan kebiasaan baru. Walaupun kita tahu bahwa kebiasaan baru itu lebih bagus – seperti halnya laptop baru saya dengan prosesor M1-nya yang tentu lebih canggih dari laptop yang masih menggunakan iCore itu. Kita bilang, dengan kebiasaan lama pun semuanya baik-baik saja kok. Ngapain mesti pakai cara baru? Itu pelajaran pertama.

Pelajaran kedua. Ketika mendapati bahwa laptop lama saya kembali pulih seperti sediakala, saya disadarkan bahwa; bila kita mempelajari hal baru. Maka itu tidak menghilangkan pengetahuan kita dimasa lalu. Justru membuat kita semakin kaya dengan wawasan dan keterampilan. Antara pemahaman baru dan pemahaman lama saling mengisi dan saling menguatkan. Jadi, sama sekali tidak ada ruginya bila kita senantiasa terbuka hati untuk menambah kualitas pribadi kita dengan hal-hal baru. Bahkan dalam kondisi tertentu, harus begitu. Karena tantangan dimasa depan mungkin banyak bedanya dengan dimasa lalu. Tentu ada juga bagian samanya dengan yang lalu. Namun campur baur dengan tantangan yang baru. Maka cara lama kita, mesti diperkuat oleh cara yang baru.

Tapi. Ada tapinya. Di laptop baru ini, ada hal-hal yang tidak bisa lagi saya dapatkan seperti di laptop sebelumnya. Jadi harus pakai adapter untuk bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tinggal colok. Agak nyebelin juga sih pada awalnya. Namun setelah direnungkan, bukankah memang demikian kehidupan menuntut perubahan? Bila kita sudah berkomitmen untuk menjalani kehidupan baru, maka kita butuh ‘adapter’. Karena didalam keserbabaruan; pasti terdapat ketidaksesuaian dengan kebiasaan masa lalu. Maka pelajaran ketiga yang saya dapat di tahun baru ini adalah; kita, mesti memiliki ‘adapter’.

Ketika belum memiliki adapternya, saya hanya bisa menggunakan laptop itu tanpa bisa terhubung kepada peralatan lainnya. Sound system, LCD projector, External Data Storage, Printer. Semua tidak bisa bisa terakses. Macam hidup selfish gitu deh. Tidak optimal keberadaannya. Tetapi setelah kami memiliki adapter, maka laptop baru itu bisa terhubung ke perangkat-perangkat penting lainnya. Dan taraaa…. semuanya menjadi lebih indah dari sebelumnya.

Tidak peduli secanggih apapun diri kita. Bila tidak memiliki kemauan dan kemampuan untuk beradaptasi, maka kita tidak bisa terkoneksi dengan lingkungan yang serba baru ini. So selamat tahun baru teman-teman. Selamat menjalani lembaran kehidupan yang baru. Selamat menjadi pribadi yang baru. Dan jangan lupa, miliki juga adapternya.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Jika Kantor Anda Membutuhkan Offline Atau Online Training. Hubungi Kami.

Artikel sebelumnya:

Pingin Naik Gajih

gambar dari: Skills focus

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.