Thursday , August 11 2022
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Ciri Orang Berilmu Tinggi

Ciri Orang Berilmu Tinggi

Hore. Hari Baru!

Nabi Musa itu, terkenal pandai dan luas wawasannya. Namun, ada Nabi lain yang lebih terkenal keluhuran ilmunya. Dialah Nabi Khidr. Maka Nabi Musa pun ingin berguru kepadanya. Diijinkan. Tapi dengan syarat; tidak boleh mempertanyakan tindakan sang guru. Bila tidak, bakal diberhentikan statusnya sebagai murid. Musa menyanggupinya. Dia berjanji, tidak akan memprotes apapun yang dilakukan Khidr.

Dalam proses belajarnya, Musa menyaksikan 3 perbuatan janggal yang dilakukan oleh gurunya. Dua diantaranya melubangi perahu milik orang lain, dan membunuh anak kecil. Musa tidak setuju dengan perbuatan itu, tapi sudah berjanji untuk mendiamkan apapun yang dilakukan oleh gurunya. Apa yang mesti dilakukan?

Akhirnya, Musa mengambil tak tinggal diam. Ketika gurunya melubangi perahu, dia berkata; “Kenapa tuan melubangi perahu itu?”. Gurunya menjawab, “Bukankah sudah kukatakan untuk tidak ikut campur urusanku?” Musa pun meminta maaf dan berjanji tidak akan protes lagi.

Tapi ketika gurunya melakukan tindakan kedua, nuraninya memberontak. “Guru, kenapa kau bunuh anak itu?!” Katanya. “Sudah kukatakan, kamu tidak akan sanggup berguru kepadaku.” Jawab gurunya. Musa kembali meminta maaf, dan berharap diberi 1 kesempatan lagi.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Mereka telah menempuh perjalanan jauh. Didera lelah, kehabisan bekal, dan tak ada tempat tinggal. Sang guru bekerja memperbaiki dinding rumah yang hampir roboh. Musa pikir, mereka akan mendapatkan upah berupa makanan. Tapi, setelah pekerjaannya selesai; sang guru malah pergi begitu saja. Tanpa menerima sedikit pun imbalan yang diberikan pemiliknya. Musa heran dengan tindakan gurunya. “Tuan, bukankah Anda berhak mendapatkan upah untuk pekerjaan itu?”.

“Baiklah. Cukup sampai disini saja pertemuan kita,” jawab Khidr. “Kamu jangan lagi berguru kepadaku,” lanjutnya. “Tapi sebelum berpisah, akan aku jelaskan tentang 3 tindakanku yang kamu protes itu…”.

Apakah Nabi Musa gagal dalam proses belajar itu hingga dia di drop-out? Bila melihatnya dengan mata lahir semata, Musa; gagal. Tapi bila melihatnya dengan mata qalbu, sesungguhnya kisah itu menunjukkan keberhasilan Musa dalam menyempurnakan ilmunya. Dan sesungguhnya, dalam kisah itu tersimpan pesan penting bahwa; ciri orang yang berilmu adalah ketika dia menjadi pengawal kebenaran. Tidak termasuk berilmu tinggi orang yang menutup mata terhadap keburukan yang terjadi disekitarnya.

Ketika Khidr men-DO Musa, sesungguhnya beliau mewisuda. “Wahai Musa, engkau telah menyempurnakan hakikat ilmu lewat sikapmu mengawal kebenaran. Ilmumu mumpuni, tak perlu lagi berguru kepadaku.” Begitu pesan tersiratnya.

Kita, bukan Nabi. Tapi kita bisa menjadi bagian dari terjaganya kebenaran dan terhentinya kebatilan. Memang, kadang kebatilan itu dilakukan oleh orang yang lebih kuat atau lebih kuasa dari kita. Lalu apa yang mesti kita lakukan?

Sabda Nabi Muhammad; “Tolaklah kebatilan dengan tanganmu, bila tidak sanggup maka tolaklah dengan lisanmu. Tapi bila engkau tidak sanggup, maka tolaklah dengan hatimu.” Maka menurut tuntunan Rasulullah ini, orang yang beriman; tidak menjadi bagian dari terjadinya kebatilan. Kita, menolaknya sesuai kadar kemampuan masing-masing. Dengan cara itu, kita ikut mengawal kebenaran. Wallahu a’lam.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Setiap 10mL “INNERIMMUNE” (BPOM RI MD 269028001908) mengandung 1,7Milyar Koloni Bakteri Baik Probiotik.

Artikel sebelumnya: https://www.dadangkadarusman.com/2022/07/19/respek-yang-tulus/

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:pribadi

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.