Wednesday , February 28 2024
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Bila Allah Adil, Kenapa Rezeki Kita Beda?

Bila Allah Adil, Kenapa Rezeki Kita Beda?

Sesungguhnya, kita memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan rezeki. Tapi, siapa yang mengambil dengan cara yang lebih ‘sesuai’, mendapatkan lebih banyak. Tidak soal apakah dia beriman atau ingkar. Kaidah itu tetap berlaku.

Allah telah menyatakan bahwa Dia menundukkan dunia dan seisinya untuk manusia. Silakan kelola, silakan manfaatkan. Artinya, rezeki untuk kita sudah Dia sediakan; bertebaran di sekeliling kita. Diatas tanah, didalam bumi, di sungai, di laut, di udara, dimana-mana. Tinggal ambil saja.

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Mari kita lihat sungai. Betapa banyak rezeki didalamnya. Bagaimana rezeki di sungai sampai pada kita? Mr A melempar umpan, lalu memancing dari pagi hingga sore. Mr B memasang bubu di sore hari, besok paginya mengangkat bubu itu. Mr C, melompat ke sungai lalu menangkap ikan dengan tangan kosong. Mr D menyelam ke tempat terdalam dan berarus deras. Menurut pendapat Anda, apakah hasil yang didapatkan A, B, C, dan D sama atau berbeda? Ingatlah bahwa di sungai itu, Allah memberikan peluang yang sama.

Mr E memasang jaring. Ketika ember sudah penuh, dia pulang karena merasa cukup untuk kebutuhan hari itu. Mr F punya sampan, ditebarnya jala di palung yang tidak mudah dijangkau. Setelah sampannya penuh dengan ikan, dia menjualnya di pasar lalu pulang. Mr G meminjam uang ke bank untuk membeli perahu motor hingga bisa menempuh jauh hingga ke hulu. Setiap sore, dia pulang dengan tangkapan melipah lalu pergi ke pelelangan ikan. Menurut pendapat Anda, apakah hasil yang didapatkan E, F, dan G sama atau berbeda? Ingatlah bahwa di sungai itu, Allah memberikan peluang yang sama.

Ada Mr H yang tak pernah ke sungai, tapi orang berdatangan untuk mendapatkan jasanya; lalu membayarnya dengan ikan. Ada Mr I, yang selain berpendidikan tinggi; ayahnya juga pengusaha besar. Dia berkongsi dengan orang besar lainnya untuk membeli kapal yang sekalian bisa mengolah hasil tangkapannya menjadi produk kalengan. Dia tidak harus berkeringat, karena orang yang dipekerjakannya tidak hanya menjala di sungai; melainkan juga mengarungi lautan menghasilkan ikan kalengan yang kemudian di ekspornya ke berbagai negara. Hasilnya, sama atau beda? Kesempatan dari Allahnya, sama.

Diantara para mister itu, ada mister-mister lainnya yang membuat aturan dan tata tertib penangkapan ikan, ada yang memalak, ada yang mencuri, ada yang kongkalikong, ada tukang terima amplop dibawah meja, macam-macam. Dari sungai itu, lahir beragam profesi; yang baik dan yang buruk.

Jelas Allah itu adil. Dia, menebarkan karunianya untuk semua manusia. Dan setiap orang mendapatkan apa yang diusahakannya. Maka rezeki perolehannya berkorelasi dengan kemauan, kemampuan, kesungguhan, pengetahuan, keterampilan, kegigihan, jaringan, sirkel, lingkungan, pergaulan, dan cara masing-masing orang dalam meraih, menjemput dan menangkapnya.

Anda, mister yang mana? Apapun pilihan Anda, perlu camkan ini; “Barang siapa merasa cukup dengan yang sedikit, maka dia akan dijauhkan dari kekurangan. Dia akan terhindarkan dari sifat serakah. Dan dia, akan hidup tenteram dalam rasa syukurnya.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Author, Trainer & Public Speaker.
Training, Business Simulation, & Corporate Strategic Workshop.
Linkedin: Dadang Kadarusman

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-1989-9737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Artikel sebelumnya:

Ciri Mendapatkan Lailatul Qadar (Season Finale)

#leadership, #leadershipdevelopment,

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.