Thursday , February 29 2024
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Bisnis and Finance / Pekerjaan Yang Diambil Alih AI

Pekerjaan Yang Diambil Alih AI

Benar, akan ada banyak pekerjaan yang hilang bila perusahaan-perusahaan semakin intensif menggunakan teknologi berbasis AI. Maaf, tidak bermaksud menakut-nakuti. Tapi kita harus mewaspadai dampak jangka panjang kemajuan teknologi ini pada pekerjaan kita. Harap juga dicatat bahwa ini bukan untuk membikin setress, justru mesti dipahami sejak dini, agar bisa mengantisipasi.

Sebetulnya fenomena ini tidak perlu mengejutkan Anda, sebab sejak tahun 2013 lalu Oxford University sudah menerbitkan laporan hasil study yang menunjukkan bahwa dalam 20 tahun kedepan 47% lapangan kerja di Amerika akan digantikan oleh teknologi AI. Kita, baru serius membicarakannya tahun ini karena bulan november tahun lalu dunia dibuat geger dengan kemunculan ChatGPT.

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Perlu dipahami bahwa ChatGPT itu bukanlah AI yang seutuhnya. Dia hanya wajahnya saja. Kalau kita hanya mengira bahwa teknologi AI itu adalah ChatGPT, maka kita meremehkannya. Diluar ChatGPT itu ada buhuaanyak banget produk AI yang berseliweran. Soal ini, orang pada tidak menyadari. Saya rasa, sudah waktunya untuk membangunkan kesadaran itu.

Study terbaru Goldman Sachs memperkirakan akan ada 300juta pekerjaan full time yang digantikan AI. Dan target utama penggantian itu adalah pekerjaan white collar. Arti white collar itu adalah posisi-posisi kantoran atau profesional baik yang menjalankan fungsi strategis maupun administratif. Pekerjaan yang keringatnya sedikit tapi bayarannya bikin sumeringah. Nah, ini penting dimengerti. Jangan karena Anda berpangkat manajer lalu lengah. Sasaran pertama pengambil alihan itu bukan di level buruh kasar yang keringatnya bercucuran dengan gaji recehan, melainkan posisi-posisi white collar. Masih ingat tulisan saya berjudul “Gadis Bernama Tang Yu” kan? Baca deh biar makin paham.

Intinya, jangan terlalu terbuai dengan titel mentereng dan gaji tinggi. Sebaliknya, mulailah mengambil langkah-langkah antisipasi. Khususnya bila usia Anda antara 25-45 tahun, karena perjalanan karir Anda masih panjang. Kalau saya sih 2 tahun lagi juga masuk usia pensiun. Lagipula, saya sudah terbiasa hidup tanpa gaji tetap; jadi tekanannya tidak seintens yang dirasakan oleh kawan-kawan usia produktif. Diusia saya, bisa dibawa santai aja. Kalau Anda kan masih ingin bekerja toh? So you have to be well-prepared.

Mungkin Anda berkilah;”Kan kata study itu 20 tahun kedepan. Ngapain kita pikirin sekarang?” Hey MasBrowh, laporan study itu dirilis tahun 2013. Ini sudah 2023. Jadi, waktu kita hanya tinggal 10 tahun lagi saja. Dan bila menyimak perlombaan antara Google dan Microsoft saat ini, sangat mungkin bahwa perubahan besar-besaran itu akan terjadi dalam kurun 3-5 tahun mendatang. Bahkan boleh jadi, lebih cepat dari itu. So, don’t be lengahlah.

Tapi, apakah dominasi AI hanya menimbulkan hilangnya pekerjaan? Tidak. Penelitian-penelitian itu menunjukkan bahwa AI akan mendorong lahirnya berbagai pekerjaan baru. Insya Allah, kita akan membahas topik ini nanti. Stay tune with me.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Author, Trainer & Public Speaker.
Training, Business Simulation, & Corporate Strategic Workshop.
Linkedin: Dadang Kadarusman

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-1989-9737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Artikel sebelumnya:

Baiknya AI Itu Dikawani Atau Dilawani?

#leadership, #leadershipdevelopment, #hr

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.