Wednesday , February 28 2024
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Ini Soal Integritas Diri

Ini Soal Integritas Diri

Belakangan ini berseliweran konten ajakan untuk tidak membayar kalau berhutang ke pinjol ilegal. Yang bilang begitu orang ternama pula. Lantas, mentalitas seperti apa yang hendak kita ciptakan ya? Jangan salah sangka, saya tidak melarang orang untuk berhutuang. Tapi mengajak orang untuk tidak membayar hutang, tidak pantas dilakukan.

Memang sejak menjamurnya pinjol berbasis fintech, berhutang itu jadi sangat gampang. Dulu, untuk pinjam uang kan minimal harus melakukan 3 tahapan. Step-1: Menelepon teman lama. Step-2: Nanya ‘Apa kabar?’ disambung dengan ‘Sekarang tinggal dimana?’ STEP-3: Bilang ‘Btw, boleh pinjam uang dulu nggak maratus rebu?’ Itu dulu. Sekarang, nggak perlu begitu lagi. Ke HP kita, ramai orang menawarkan pinjaman. Tinggal donlot apps fintech, lalu satset satset; cair deh itu barang.

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Menurut info yang saya baca, tahun lalu penyaluran dana pinjol bisa mencapai 18 triliun per bulan. Kalau setahun? Angka itu hanya dari pinjol yang tercatat di OJK loh. Di pinjol liar dan hutang ke teman, bisa 10 kali itu atau bahkan lebih kan? Sangat mengerikan.

Kalau kemudian para penghutang diprovokasi untuk tidak membayar hutangnya, dampaknya tidak hanya pada industri keuangan saja; melainkan juga kepada hancurnya tata nilai kemanusiaan kita. Ngutang, terus ngemplang. Terus saja ngutang, karena merasa tidak harus membayarnya.

Bayar hutang itu soal integritas diri. Orang yang memiliki integritas diri, tidak akan lari dari kewajibannya. Bahkan sekalipun belum mampu membayarnya, dia datang dan mengatakan; “Mas, saya belum bisa membayar. Bisa minta tempo lagi?” Nyebelin sih, tapi kan lebih baik dari yang pura-pura lupa. Apalagi yang nyolot.

Ada juga orang yang cuma janji-janji dowang. Bahkan ada yang punya uang bukan buat nyaur hutang, eh malah dipakai beli tiket nonton konser musik ‘Dingin Main’. Kita, tidak perlu meniru mereka. Apalagi mengikuti tokoh penganjur gak bayar hutang itu. Kalau punya hutang, mau ke lembaga legal atau ilegal, ke perusahaan atau individu; bersungguh-sungguhlah membayarnya.

Ketika dikabari si fulan meninggal, Rasulullah bertanya;”Apakah dia punya hutang?” Seseorang menjawab bahwa dia masih punya hutang 2 dinar. Beliau pun bersabda; “Kalian sholatkanlah mayyit itu.” Beliau enggan menyolatkan jenazah yang masih tersangkut hutang. Begitulah Rasulullah mendidik kita tentang konsekuensi hutang.

Abu Qatadah berkata:”Saya yang akan membayar 2 dinar hutang orang ini ya Rasulullah…”. Maka Nabi pun kembali. Lalu mengimami sholat jenazah.

Demikianlah akhlak mulia yang diajarkan oleh Rasulullah, yang layak kita jadikan teladan. Maka tuntunan bagi kita ada dua. Pertama, sebisa mungkin, hindarilah berhutang. Karena, hutang itu menjadi beban berat diakhirat. Dan hutang, menjadi kehinaan hidup didunia. Kalau punya hutang, hidup Anda tidak tenang kan?

Kedua, bila punya hutang; berkomitmenlah untuk membayarnya. Teman yang Anda pinjam uangnya itu mungkin lagi butuh banget loh. Bertahun-tahun nabung, pas butuh malah Anda kemplang. Dan, jangan sampai pula hutang itu Anda diwariskan. Kasihan anak cucu kan. Anda yang ngutang, generasi mendatang yang mesti bayar cicilan. So, bayarlah hutang sesegera mungkin. Insya Allah, reputasi Anda akan terjaga. Dan hidup Anda, tetap mulia.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Linkedin: Dadang Kadarusman

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-1989-9737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Artikel sebelumnya:

Bila Allah Adil, Kenapa Rezeki Kita Beda?


#leadership, #leadershipdevelopment,

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.