Wednesday , February 28 2024
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Tata Kelola Organisasi

Tata Kelola Organisasi

Ada humor lucu dalam sebuah meme berbahasa inggris berupa gambar adegan Keanu Reeves yang tengah bergelantungan didalam bis dan Sandra Bullok yang sedang menyetir bis itu. Para penggemar film pasti tahu itu cuplikan film “Speed”. Pada meme itu tertulis “Ada kesalahan dalam film Speed yang menyebutkan bahwa ‘Jan de Bont’ bertindak sebagai Director (pengarah)”. Jadi siapa Director film itu ya? Meme itu juga bertuliskan “Dalam Speed (laju) tidak ada ‘pengarah’. Yang ada pengarahnya adalah Velocity (kecepatan).”

Humor itu memang tidak untuk semua kalangan. Orang-orang yang mengerti ilmu fisika langsung tertawa terpingkal-pingkal ketika melihat ‘meme’ itu. Orang selainnya bertanya; lucunya dimana?

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Orang manajemen organisasi lain lagi. Dia melihatnya dari sudut pandang tentang bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan yang merekrut orang-orang hebat dengan dukungan sumber daya yang melimpah ruah namun kinerjanya memble. Harap dicatat bahwa saya TIDAK sedang membicarakan kinerja BUMN-BUMN yang dalam 10 tahun terakhir ini tak henti-hentinya mendapatkan begitu banyak sorotan yang kurang menyenangkan. Tidak, saya tidak membicarakan itu. Kita bicara secara umum saja. Jadi harap tidak perlu ada yang tersinggung.

Anda tentu ingat pelajaran fisika waktu SMP dulu yang menjelaskan bahwa dalam pergerakan suatu benda ada 2 istilah yang sangat populer, yakni Speed (laju) dan Velocity (kecepatan). Laju pergerakan suatu benda, tidak membutuhkan arah, jadi tidak butuh orang yang memberi arah, yang penting bergerak saja (Meme itu menyebut “Speed doesn’t need Jan de Bont”). Sedangkan kecepatan memiliki arah, sehingga untuk memperoleh kecepatan gerak suatu benda butuh ditentukan dulu arahnya.

Dalam manjemen, ada 2 jenis organisasi. Yaitu organisasi yang mengandalkan Speed dan organisasi yang mengutamakan Velocity.

Organisasi, lembaga atau perusahaan yang mengandalkan Speed bercirikan kondisi organisasi yang kelihatannya serba sibuk itu dan ini, berjibaku dengan proyek ini dan proyek itu, membangun disana dan disitu, tapi uzung-uzungnya; zonk. Dari luarnya, perusahaan itu kelihatan keren; tapi dalemannya keropos. Itu menandakan pergerakan atau kesibukan dalam proses bisnisnya bagaikan “Speed”, yakni tidak punya arah. Yowis sing penting ketoke uwwaakeh proyeke.

Perusahaan yang mengutamakan velocity, lain. Hal pertama yang mereka tetapkan adalah “ARAH” yang jelas. Karena arah itu menentukan dampak atau hasil yang diperoleh, bukan sekedar seberapa banyak proyek yang ditangani atau seberapa ‘terlihat’ sibuk orang-orang dalam pekerjaannya. Untuk mendapatkan arah yang jelas itu dibutuhkan penunjuk arah yang memiliki kecakapan menentukan arah pergerakan perusahaan hingga di level terkecilnya; kemana arah pergerakan unit-unit kerja, dan kemana pula arah pergerakan setiap individu didalam unit kerja itu.

Hasil yang diperoleh kedua jenis perusahaan itu tentu berbeda secara signifikan. Perusahaan tempat Anda bekerja, penganut Speed atau pengamal Velocity?

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Linkedin: Dadang Kadarusman

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-1989-9737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Artikel sebelumnya:

Membangun Kedisiplinan Team

#leadership, #leadershipdevelopment,

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.