Wednesday , February 28 2024
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Bisnis and Finance / Bravo-T! : Jalan Keluar Dari 6 Jebakan

Bravo-T! : Jalan Keluar Dari 6 Jebakan

Kita pernah membahas tentang 6 jebakan yang mengerangkeng begitu banyak perusahaan sehingga pada akhirnya mereka terdisrupsi, atau berhenti beroperasi, atau; kalaupun masih eksis, mereka mengekang diri dari mengambil tindakan yang dapat menjadikannya semakin unggul. Salah satu jebakan itu adalah Blame Trap, yakni terjebak dalam sikap menyalahkan pihak lain.

Salah satu bentuk Blame Trap adalah; menyalahkan keadaan yang diciptakan oleh regulator. Misalnya, ketika pemerintah mengambil keputusan atau menerapkan peraturan yang menghambat laju pertumbuhan perusahaan. Kalau pemerintah sudah ada maunya, perusahaan bisa apa?

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Namun. Sekitar 24jam yang lalu, kita disuguhi contoh nyata; tentang perusahaan yang berhasil membebaskan diri dari trap ini. Yakni, ketika publik disuguhi pengumuman bahwa Tiktok mengakuisisi 75% saham Tokped. Dalam konteks ini, Tiktok layak dijadikan contoh perusahaan yang berhasil menemukan jalan keluar dari Blame Trap.

Mengapa demikian? Karena, pada akhir bulan September yang lalu; pemerintah melarang beroperasinya Tiktokshop. Hal itu merupakan keadaan eksternal yang mendisrupsi bisnis perusahaan. Yang menarik adalah; pada umumnya, perusahaan-perusahaan akan menyerah begitu lini bisnisnya dilarang oleh pemerintah. Mereka mengatakan; “Karena dilarang pemerintah, kami terpaksa berhenti beroperasi”. Mereka, terjebak dalam Blame Trap.

Tiktok, menyikapinya dengan cara yang berbeda. Ketika pengaruh eksternal tidak menguntungkan operasinya, bukannya berhenti; mereka justru mengambil alih kendali salah satu perusahaan e-commerce yang paling berpengaruh. Dan setelah pengambil alihan itu, bisa kita perkirakan bahwa; sebentar lagi, lini bisnis yang dilarang pemerintah itu, bakal kembali berkibar. Dan kali ini, dengan magnitud yang jauh lebih besar.

Bravo Tiktok! That’s the way you did it!!

Disclaimer: Tulisan ini semata-mata berdasarkan fenomena yang ‘terlihat’ di ruang publik. Adapun untuk segala sesuatu yang berada dibalik layar, tidak termasuk dalam pembahasan.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Deka Dadang Kadarusman
Linkedin: Dadang Kadarusman

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-1989-9737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Artikel Sebelumnya:

Generasi Yang Sesuai Dengan Jamannya

#leadership, #leadershipdevelopment,

Jika kantor Anda ingin melakukan training bertema Leadership, Change Management & Organisation Transformation, dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.